Nusantara

Dana Pinjaman Direvisi, DPRD Prediksi Pemprov Banten Tidak akan Capai Target RPJMD

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi III DPRD Provinsi Banten Gembong R. Sumedi, memprediksi pembangunan di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten tidak akan mencapai target sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Alasannya, kasus pandemi Covid-19 di wilayah Banten masih tinggi. Sehingga, pemerintah akan fokus pada recovery ekonomi dan penanganan kesehatan masyarakat. Terlebih, pemerintah pusat sedang merevisi dana pinjaman daerah. Ada kemungkinan rencana pinjaman awalnya senilai Rp4,1 triliun, bisa dikurangi.

“Susah. Kalau istilahnya kita paksakan ngejar target. RPJMD ya mungkin kita tidak banyak berharaplah. Yang penting sekarang kita bagaimana menyelamatkan masyarakat terutama dari sisi kesehatan dipastikan Covid-19 selesai. Kedua recovery ekonomi, itu yang utama sekarang. Kita nggak bicara muluk-muluk RPJMD mencapai,” katanya saat ditemui di DPRD Banten, Senin (1/03/2021).

Namun, Gembong mengaku belum mendapat kejelasan ihwal informasi pengurangan dana pinjam dari pihak Pemprov Banten. Harusnya, isu itu dibahas bersama-sama dengan DPRD karena menyangkut APBD 2021.

“Yang jelas kalau ada perubahan mestinya pemerintah daerah menginformasikan ke DPRD, istilahnya kita bahas ulang. Minimal kita tahu dari anggaran yang ada itu, kira-kira untuk kemana saja posnya. Khawatir ada pengurangan signifikan pusing juga kita. Strateginya tentu harus ada revisi lagi,” ungkapnya.

Ketua DPW PKS Banten itu menjelaskan, DPRD memiliki kewenangan atau hak budgeting dan mengawasi penggunaan anggaran. Maka, tidak ada alasan Pemprov Banten untuk tidak memberikan informasi terkait revisi dana pinjaman.

“Urusan pinjaman ini urusan dari pemerintah pusat, ketika ada perubahan di pusatnya entah itu uangnya nggak ada atau gimana kita belum clear juga kan. Mestinya ada informasi ke DPRD. Saya pikir pasti akan ada info itu. Ya artinya kita tidak bicara atau tidak, tetapi yang jelas kita karena mempunyai hak budgeting harus dilibatkan dalam pembahasan ini,” jelasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button