Ekonomi

Dalam Satu Hari, Bea Cukai Lepas Ekspor Perdana Dua Komoditas

INDOPOSCO.ID – Selaras dengan tujuan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 23/2020, yaitu melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya, Bea Cukai tak henti mengasistensi para pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk dapat mempersiapkan diri mengekspor produknya.

Menggalakkan ekspor produk UMKM demi mendorong kinerja ekspor nasional diyakini Bea Cukai sebagai cara untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang pada akhirnya dapat memulihkan ekonomi bangsa, khususnya dalam situasi Pandemi Covid-19. Dalam satu hari, tepatnya pada 17 Maret 2021, Bea Cukai melaksanakan ekspor perdana dua komoditas berbeda, yaitu kepiting dan hasil tembakau.

Di Balikpapan, sebagai wujud sinergi antara Bea Cukai, pihak BUMN, dan pelaku usaha dalam upaya PEN, dilaksanakan ekspor perdana 237 kemasan kepiting seberat 7 ton ke China. Ekspor yang dilaksanakan melalui dua kali penerbangan reguler dengan pesawat Garuda GA 567 dan GA 575 dilaksanakan melalui kargo bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan dengan nilai FOB USD 9/kg.

Kepala Kantor Bea Cukai Balikpapan, Firman Sane Hanafiah mengatakan upaya ini merupakan aksi nyata yang memberikan nilai tambah dan efek multiplier bagi perekonomian, terutama bagi Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. “Sebelum adanya kegiatan ekspor kepiting secara langsung ini, sebagian pelaku usaha melakukan jual beli secara lokal ke daerah lain, ataupun melakukan indirect ekspor dengan dokumen ekspor yang dibuat di Jakarta. Jalur ekspor berperan penting untuk menguatkan keberadaan Kaltim. Mengingat selama ini banyak kegiatan usaha walaupun beroperasi di Kaltim justru nilai tambahnya untuk luar daerah,” ujarnya.

Firman mengatakan berbagai upaya dilaksanakan BKIPM, Bea Cukai Balikpapan, Kanwil Bea Cukai Kalbagtim, Pemerintah Daerah (Pemda), dan Angkasa Pura untuk merealisasikan ekspor perdana ini. “Pemda terus mendorong adanya peningkatan nilai tambah di bidang perikanan dengan dilakukan ekspor secara langsung, hal ini disambut baik oleh Bea Cukai dengan melaksanakan asistensi administrasi dokumen ekspor, pendampingan dari BKIPM atas rangkaian proses administrasi dan teknis, dukungan dari maskapai (Garuda) atas kepastian pengangkutan tanpa adanya offload atau batal angkut, dan fasilitas dari PT Angkasa Pura dalam proses eksportasi, termasuk percepatan dalam proses penimbangan,” rincinya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button