Nusantara

Curiga Ada Keterlibatan ‘Orang Dalam’, Pendiri Banten Minta Pemprov Investigasi Pemotongan Dana Hibah

INDOPOSCO.ID – Kasus pemotongan dana hibah Pondok Pesantren (Ponpes) mencuat dan menjadi perbincangan hangat publik. Praktek tercela itu dinilai telah memalukan umat islam, bahkan dianggap mencoreng nama baik Provinsi Banten yang terkenal dengan sebutan negeri seribu Kiyai dan sejuta santri.

Salah satu tokoh pendiri Provinsi Banten, KH. Embay Mulya Syarief mengatakan, kasus pemotongan dana hibah Ponpes merusak moral Provinsi Banten yang didirikan dengan motto Iman dan Takwa. Untuk itu, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten diminta cepat mengungkap oknum yang melakukan pemotongan dana hibah.

“Jadi tindakan itu harus diusut tuntas oleh Kejati Banten tanpa ragu-ragu. Itu perbuatan yang memalukan bukan hanya pesantren tapi juga memalukan umat islam,” kata Embay, Senin (12/4/2021).

Ia mengaku telah mendengar lama desas-desus pemotongan dana hibah Ponpes. Bahkan hal itu telah disampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk ditelusuri.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button