Ekonomi

CSR Aqua Danone dan KMM Dompet Dhuafa Gelar Webinar Bisnis Pertanian

INDOPOSCO.ID – CSR Aqua Danone dan Karya Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa menggelar diskusi virtual bertajuk ‘Peluang dan Tantangan Bisnis Produk Pertanian di Era New Normal’ bersama Orisa pada Sabtu (20/2/2021).

Selain membuka peluang bisnis yang menarik bagi calon member baru, terdapat rangkaian agenda acara mulai dari talkshow bisnis produk pertanian, memasak sushi ala resto hingga pembagian berbagai doorprize dan hadiah menarik.

Hadir sebagai narasumber utama Dirga Ahdiansyah pakar Agritech Entusiast, pihak CSR Aqua Danone diwakili oleh Budi Rahardjo, dan pakar Food Technologist, Indri Indrawan. Tim Karya Masyarakat Mandiri Dompet Dhuafa Zulham Ramadhan bersama Dessy Sonyaratri juga menjelaskan tentang sejarah produk dan mekanisme agen atau reseller Beras Orisa. Webinar dimoderatori Zaini Takhrifan dan didukung virtual event management IMZ Studio.

Beras Orisa adalah salah satu produk unggulan yang diproduksi oleh petani dampingan Aqua Danone melalui kegiatan Integrated Farming System (IFS) dengan sebaran Orisa di Cianjur, Klaten dan Bali, kemudian dikembangkan ke daerah Mekarsari, Pasuruan, Banyuwangi hingga Langkat. Daerah-daerah ini adalah titik-titik dimana terdapat pabrik Aqua. Brand Orisa menempel dengan brand Aqua. Nama Orisa diambil dari nama latin atau nama ilmiah Oriza Sativa.

Program pengembangan beras Orisa ini telah mengintervensi seluas 98 hektare (ha) konversi lahan sawah menjadi organik bersama 166 petaninya dan 110 ha lahan sawah menjadi semi organik bersama 493 petaninya, dengan kenaikan pendapatan petani sebesar 25 persen.

“Saya berterima kasih pada teman-teman KMM yang secara kontinu mengembangkan Orisa. Teman-teman Aqua Home Service ayo kita gencarkan kembali untuk turut menjual Orisa karena tidak sekedar jualan beras tetapi juga ada cerita di belakangnya dimana kita turut menjaga kelestarian lingkungan, juga kita turut meningkatkan perekonomian khususnya petani beras dalam cerita ini,” tambah Budi Raharjo dalam pemaparannya.

”Masalah distribusi yang panjang di sektor pertanian, akan berdampak pada harga produk dan tentu saja tidak efisien. Ide model bisnis di era digital saat ini, perlu sinergitas dan kolaborasi karena kuncinya sekarang berbisnis kita tidak perlu memikirkan dari hulu ke hilir. Strateginya dengan berkolaborasi dengan yang ahli di bidangnya, seperti dengan KMM Dompet Dhuafa di bidang pemberdayaan komunitas,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button