Nusantara

Butuh Uluran Tangan, Rumah Keluarga Miskin Ambruk di Lebak

INDOPOSCO.ID – Sungguh malang nasib Oman dan Umyati, 11pasangan suami istri keluarga prasejehatra, warga RT 005/4, Kampung Babakan Tanjung, Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Di tengah himpitan ekonomi akibat Pandemi Covid 19, ditambah adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, suami istri yang memiliki tiga orang anak masih kecil kecil ini harus kehilangan rumah yang selama ini dijadikan tempat tinggal, akibat ambruk dimakan usia, Sabtu (17/7/2021).

Oman yang ditemui wartawan mengungkapkan, kediamannya yang sudah reot dimakan usia, luput dari perhatian Pemkab Lebak maupun Pemprov Banten. Dan hari ini rumah tersebut roboj.

“Kejadiannya itu sekitar pukul 11. 00 WIB. Untungnya, kami sekeluarga sedang berada di rumah tetangga, sehingga tidak ada yang menjadi korban,” ungkap Oman.

Ia menjelaskan, rumah yang selama ini ditempati memang sudah lapuk dimakan usia dan tidak pernah diperbaiki, karena keterbatasan ekonomi keluarga yang bekerja serabutan.

Apalagi, keluarga prasejahtera ini tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah. “Boro – boro bantuan RTLH (Rumah Tak Layak Huni). Bantuan dari desa saja tidak pernah kami terima sepersen pun,” cetusnya.

Dia pun merasa heran, banyak saudara dan tetangganya yang punya rumah layak huni, ekonomi berkecukupan, namun mendapatkan berbagai bantuan dari pemerintah. Sedangkam keluarganya tidak pernah tersentuh bantuan.

”Saya juga tidak tahu kenapa saya tidak pernah mendapatkan bantuan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, saat ini dia dan keluarga terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudaranya, sambil mencari uang untuk memperbaiki rumahmnya yang roboh tersebut.

”Di tengah wabah Corona ini, kami juga bingung mau mencari uang kemana untuk memperbaiki rumah kami yang sudah roboh ini,” katanya.

Sementara istri Oman, Umyati berharap adanya uluran tangan dari para demawan dan pemerintah daerah, untuk bisa memperbaiki kediamannya yang sudah rata dengan tanah tersebut, agar bisa ditempati kembali.

“Mudah-mudahan saja ada yang mau peduli terhadap kesusahan kami ini, baik dari Pemerintah maupun dari dermawan,sehingga kami sekeluarga bisa punya rumah lagi,” kata Umyati. (yas)

Sponsored Content
Back to top button