Headline

Buntut Kudeta Demokrat, 7 Anggota Dipecat, Ada Marzuki Alie

INDOPOSCO.ID – Dugaan kudeta di dalam tubuh Partai Demokrat (PD) memasuki babak baru. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PD akhirnya memecat atau memberhentikan tetap secara tidak hormat terhadap enam anggotanya. Ini karena mereka disinyalir melakukan Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD). Selain itu, mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PD serta Ketua DPR RI Periode 2009-2014 Marzuki Alie juga turut dipecat.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra mengatakan, terkait dengan GPK-PD, Dewan Kehormatan PD (DKPD) telah memberhentikan antara lain Darmizal, Yus Sudarso, Tri Yulianto, Jhoni Allen Marbun, Syofwatillah Mohzaib, dan Ahmad Yahya.

”Keputusan pemberhentian tetap dengan tidak hormat terhadap enam orang anggota PD itu juga sesuai dengan keputusan dan rekomendasi DKPD, yang telah melakukan rapat dan sidangnya selama beberapa kali dalam sebulan terakhir,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Keputusan DKPD, lanjut Herzaky, menyatakan enam orang tersebut tidak perlu dipanggil untuk didengar keterangannya, atau diperiksa secara khusus, sesuai dengan ketentuan Pasal 18 Ayat (4) Kode Etik PD.

“Meskipun DKPD memutuskan demikian, Majelis Tinggi PD telah berupaya untuk melakukan komunikasi dengan salah satu aktor utama GPK- PD, yaitu Jhoni Allen Marbun,” ujar Herzaky.

Berdasarkan komunikasi dengan Jhoni, lanjut Herzaky, yang bersangkutan menuntut sesuatu yang dinilai tidak masuk akal dan bukan bagian dari konsolidasi internal.

Herzaky menjelaskan, situasi tersebut direspons dengan desakan yang sangat kuat dari para pimpinan dan pengurus serta para kader di tingkat DPP, DPD, DPC, dan organisasi sayap, termasuk para senior partai, untuk memecat nama-nama yang terlibat dalam GPK-PD tersebut.

“Para pengurus dan kader sangat marah atas perilaku para aktor GPK-PD, juga merasa sangat terganggu dengan manuver dan tindakan serta hoaks dari para pelaku GPK-PD tersebut, yang menghambat kerja-kerja politik untuk memperjuangkan harapan rakyat,” ujarnya.

Sebagai konsekuensi atas tindakan para pelaku GPK-PD, kepada yang bersangkutan diberikan sanksi tegas sesuai dengan ketentuan organisasi Partai Demokrat.

“Untuk itu, diterbitkan keputusan tentang pemberhentian tetap dengan tidak hormat kepada nama-nama tersebut sebagai anggota PD melalui Surat Keputusan DPP PD,” jelas Herzaky.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button