Nasional

Buktikan Tak Terlibat, Istana Harus Lakukan Ini Pada Moeldoko

INDOPOSCO.ID – Presiden Jokowi harus memberikan penegasan dan penjelasan bahwa Istana sama sekali tidak terlibat terkait kisruh yang terjadi di Partai Demokrat. Demikian diungkapkan Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun kala memberikan pandangannya terkait kisruh Partai Demokrat yang kemudian memunculkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum versi Kongres Luar Biasa (KLB).

“Caranya dengan memerintahkan Moeldoko untuk melepaskan dirinya sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dan tetap di Kepala Staf Presiden sebagai pembantu Presiden,” kata Refly seperti dikutip Antara, Kamis (11/3/2021).

Namun, jika Moeldoko tetap bersikeras ingin menduduki kursi Ketua Umum Partai Demokrat, maka Presiden harus memberhentikan atau mengganti posisinya sebagai KSP. Sebab dari kacamata hukum, Refly berpandangan posisi KSP memang boleh saja rangkap jabatan seperti halnya yang terjadi pada sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Maju. Namun, dalam konteks saat ini masalahnya bukan perkara rangkap jabatan melainkan lebih kepada kepastian keterlibatan istana atau tidak. Oleh sebab itu, pihak istana perlu memberikan penjelasan dan pembuktian jika memang tidak terlibat dalam kisruh Demokrat.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button