Ekonomi

BPKP Benahi Kualitas Pembangunan Sejak Perencanaan

INDOPOSCO.ID – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengidentifikasi salah satu titik kritis pembangunan adalah perencanaan dan penganggaran yang belum sepenuhnya menyasar kinerja yang teritegrasi.

Kesimpulan itu diperoleh setelah sebelumnya BPKP menyelenggarakan koordinasi pengawasan di setiap provinsi dari Aceh sampai dengan Papua. Untuk itu, BPKP menginisiasi sinergi pengawasan pembangunan sejak perencanaan bersama dengan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menjelaskan, pandemi Covid-19 mengharuskan pemerintah menata ulang fokus anggaran untuk melindungi kesehatan sekaligus memulihkan ekonomi nasional. Kedua program itu harus benar-benar dikawal sehingga ekonomi Indonesia lebih cepat pulih dan masyarakat terlindungi.

“Kami telah menyelesaikan sistem informasi evaluasi perencanaan dan penganggaran sehingga aplikasi tersebut akan mempermudah proses konsolidasi hasil evaluasi perencanaan dan penganggaran di seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah,” kata dia usai menggelar Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Intern (Rakornaswasin) Tahun 2021 di Kantor Pusat BPKP, Jakarta, Kamis (27/5).

Selain itu, program pembangunan nasional melibatkan seluruh Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah, sehingga pengawasan juga harus teritegrasi antara pemerintah pusat dan daerah sehingga tidak ada program prioritas yang luput dari pengawasan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button