Megapolitan

Bima Arya Minta Ponpes di Kota Bogor Didata Sebelum Laksanakan PTM

INDOPOSCO.ID – Kantor Kementerian Agama dan camat di enam kecamatan diminta untuk mendata seluruh pondok pesantren (ponpes) yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) agar para santrinya menjalani tes swab PCR lebih dulu.

“Saat ini masih banyak santri pondok pesantren yang berada di kampung halamannya, karena pola belajarnya adalah PJJ (pembelajaran jarak jauh),” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya, Ahad (6/6).

Bima Arya mengatakan hal itu karena salah satu pondok pesantren di Kota Bogor yang akan melaksanakan PTM, ternyata 32 santrinya terkonfirmasi positif Covid-19.

Menurut Bima Arya, pengurus pondok pesantren di Kota Bogor yang hendak melaksanakan PTM agar melaporkan ke kantor Kementerian Agama Kota Bogor maupun ke kantor camat untuk didata.

Pengurus pondok pesantren di Kota Bogor, kata dia, harus memastikan para santrinya yang kembali dari kampung halaman setelah libur untuk menjalani tes swab PCR.

“Kalau tes swab PCR di kampung halamannya dan hasilnya positif agar menjalani perawatan lebih dulu sampai sembuh baru berangkat ke Kota Bogor,” ujar Bima Arya, dikutip dari Antara.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button