Nasional

Belum Bayar Utang Rp2,8 Miliar, PT Istaka Karya (Persero) Digugat Kontraktor ke Pengadilan

INDOPOSCO.ID – PT Modern Widya Tehnical mengajukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) terhadap BUMN yang bergerak di bidang usaha Jasa Konstruksi PT Istaka Karya (Persero) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Adapun Persidangan Pertama dilakukan pada Senin (14/6/2021) dengan Nomor Perkara: 261/Pdt.Sus-PKPU/2021/PN.Jkt.Pst.

“Benar adanya, Permohonan PKPU kepada Istaka, karena masih berutang sekitar Rp2,8 miliar. Padahal Klien Kami telah menyelesaikan pekerjaan konstruksi sejak bulan Juli 2019,” ucap Ardian Rizaldi selaku Kuasa Hukum PT Modern Widya Tehnical.

Dikatakan meski Menteri BUMN telah merestui dan memberikan Surat Kuasa Khusus pada PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PPA) terkait restrukturisasi PT Istaka Karya (Persero).

Namun, ternyata PT Istaka Karya (Persero) dianggap tidak kembali produktif dan malah menambah beban kerugian negara. PT Istaka Karya (Persero) tetap tertatih-tatih dalam hal finansial, terutama pembayaran utang-utangnya kepada para kreditur.

Lebih lanjut, mengenai itikad baik penyelesaian pembayaran pengerjaan proyek yang telah diselesaikan oleh PT Modern Widya Tehnical, Ardian menyatakan tidak ada itikad baik dari PT Istaka Karya (Persero), hingga didaftarkannya Permohonan PKPU.

“Tidak ada itikad baik untuk bicara penyelesaian pembayaran pengerjaan proyek Klien Kami,” kata Ardian.

Menyikapi hal tersebut, kuasa hukum PT Istaka Karya (Persero) Hj Siti Aminah SH, MH yang dihubungi wartawan, Kamis (17/6/2021) mengaku masih mempelajari perkara tersebut karena agenda sidang kedua akan berlangsung senin depan. ”Mohon maaf ya mas kalau via telepon takut salah, datang saja nanti sidang kedua pada hari Senin depan,” singkatnya. (gin)

Sponsored Content
Back to top button