Headline

Begini Penjelasan Pembayaran Commitment Fee Ajang Formula E

INDOPOSCO.ID – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, bahwa pihaknya telah menjalankan mekanisme sesuai aturan untuk membayar commitment fee atau uang komitmen perhelatan Formula E.

“Formula E sudah sesuai mekanisme aturan yang ada. Commitment Fee, kewajiban-kewajiban sudah dipenuhi, persiapan sudah diatur sedemikian baiknya,” kata Riza di Jakarta, Selasa (14/9/2021).

Pelunasan commitment fee penyelenggaraan ajang balapan mobil listrik itu tidak hanya dari anggaran biaya daerah melainkan akan melibatkan pihak swasta.

“Nanti tidak hanya dibebankan kepada APBD, bahkan nanti dibebankan kepada swasta, oleh sponsor,” tutur Ariza sapaan akrab Wagub DKI.

Mengenai pelunasan biaya komitmen itu dapat dilakukan pada penyelenggaraan di tahun 2022 mendatang. “Nanti lunasnya tahun-tahun berikutnya dong, masa harus lunas tahun sekarang,” imbuhnya.

Ia mengklaim, penyelenggaraan mobil balap listrik tersebut telah sesuai dengan aturan yang ada. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bahkan tidak menemukan ada kejanggalan.

“Persiapan sudah diatur sedemikian baiknya, temuan BPK sudah dicek tidak ada temuan, bahkan tidak ada penundaan,” ujarnya.

Surat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta Ahmad Firdaus bernomor 3486/-1.857 terkait rencana kegiatan Formula E diajukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada 15 Agustus 2019 sempat beredar.

Dalam surat tersebut, Anies Baswedan diwajibkan membayar biaya komitmen atau commitment fee Formula E selama 5 tahun.

“Apabila kewajiban tersebut tidak bisa dilaksanakan, maka akan dianggap sebagai perbuatan wanprestasi yang dapat digugat di Arbitrase Internasional di Singapura,” tulis surat tersebut. (dan)

Sponsored Content
Back to top button