Nasional

Bebani APBN, Pengamat: Tak Ada Urgensi Tambah Wakil Menteri

INDOPOSCO.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah posisi Wakil Menteri (Wamen) Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). Pengamat Komunikasi Politik M. Jamiluddin Ritonga mengatakan, seharusnya negara berhemat, agar rencana pembangunan tidak terganggu.

“Keputusan Jokowi itu tentu mengejutkan mengingat saat ini negara sedang kesulitan keuangan,” ujar M Jamiluddin Ritonga melalui gawai, Sabtu (5/6/2021).

Dengan bertambahnya wakil menteri, menurutnya, maka akan bertambah anggaran untuk KemenPAN-RB. Padahal sebelumnya sudah ada 15 wakil menteri yang tersebar di 14 kementerian.

“Ini artinya, kehadiran wakil menteri sungguh-sungguh membebani APBN,” katanya.

“Jadi dapat dibayangkan berapa anggaran negara yang harus dikeluarkan untuk para wakil menteri. Anggaran yang dikeluarkan negara tampaknya tidak sebanding dengan kinerja mereka,” imbuhnya.

Ia mengatakan, sampai saat ini publik tidak mengetahui apa yang dikerjakan para wakil menteri. Padahal kementerian yang memiliki wakil menteri kinerjanya juga tidak menonjol.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button