Nasional

Bea Cukai Kawal Ekspor Ikan dan Produk Perikanan

INDOPOSCO.ID – Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki kekayaan alam yang melimpah, termasuk kekayaan laut. Laut Indonesia mengandung sumberdaya hayati yang kaya, termasuk ikan dengan berbagai macam jenis dan keunggulannya.

Besarnya jumlah ikan yang ada di perairan Indonesia menjadikannya sebagai salah satu komoditas ekspor yang diandalkan dalam meningkatkan devisa negara. Berangkat dari hal tersebut, Bea Cukai gencar menggali potensi ekspor ikan dan produk perikanan dan mengawal para pelaku usaha untuk dapat menembus pasar ekspor produk perikanan.

Bea Cukai (BC) Sibolga, Sumatera Utara (Sumut) menjadi salah satu kantor pelayanan Bea Cukai yang berupaya mendorong ekspor ikan dari wilayahnya. Pada 10 Maret 2021, upaya-upaya yang dilancarkan berbuah manis, ketika PT Sumatera Budidaya Marine (SBM), perusahaan yang bergerak di bidang budidaya ikan kerapu hidup, telah merealisasikan ekspornya kembali setelah vakum sejak 2018 silam.

Kepala Kantor Bea Cukai Sibolga, Ahmad Luthfi, pada Jumat (12/3/2021) mengatakan, proses pemuatan barang ekspor dilakukan langsung dari Pulau Tello, Kabupaten Nias Selatan.

”Memang kegiatan ekspor oleh PT SBM bukan yang pertama kalinya, tetapi pemuatan langsung dari Pulau Tello, Kabupaten Nias Selatan, Sumut, adalah yang pertama kali dilakukan. Adanya fasilitas izin pemuatan di luar kawasan pabean dari Bea Cukai ini memberikan kemudahan dan efisiensi biaya serta waktu pengangkutan bagi perusahaan,” ungkapnya.

Menurut Luthfi, komoditas ekspor berupa ikan kerapu hidup ini diangkut menggunakan Kapal MV Great Harvest dari Hongkong yang akan diangkut menuju pelabuhan Lampung, dan selanjutnya diekspor ke Hongkong. Kegiatan ini menyumbang devisa ekspor sebesar USD 40.000 atau hampir mencapai Rp600 juta dengan berat total 4.000 kg. Proses pemuatan ikan ke kapal diawasi langsung oleh petugas Bea Cukai bersama Karantina Ikan dan Dinas Perikanan setempat.

”Dengan beroperasinya kembali kegiatan ekspor dari PT SBM ini tentu akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional (PEN), dan membuka lapangan pekerjaan bagi warga setempat, hingga akhirnya dapat membantu perekonomian rumah tangga masyarakat, terutama di masa pandemi COVID-19,” kata Luthfi yang berharap ekspor ini terus berlanjut dan menumbuhkan semangat ekspor bagi perusahaan lainnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button