Nasional

Bea Cukai Gencarkan Berbagai Layanan Kepabeanan

INDOPOSCO.ID – Terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa, Bea Cukai di Pasuruan, Banjarmasin, dan Gorontalo menggencarkan berbagai layanan di bidang kepabeanan.

Dalam rangka meningkatkan kepuasan pengguna jasa, Bea Cukai Pasuruan berusaha memberikan konsultasi mendalam terhadap permohonan yang diajukan ke Bea Cukai Pasuruan. Kali ini, permohonan terkait konsultasi mendalam diajukan oleh PT Sampoerna Indonesia Sembilan, melalui aplikasi SiANDRU yang telah launching pada bulan Juli lalu oleh Kepala Kantor Bea Cukai Pasuruan, Hannan Budiharto.

Menurut Hannan, dengan menerapkan prinsip-prinsip good governance, Bea Cukai Pasuruan dapat meningkatkan layanan kepuasan pengguna jasa.

“Bea Cukai Pasuruan akan terus berkembang khususnya di bidang pelayanan publik dan berusaha meningkat dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Selain itu, pelayanan diberikan oleh Bea Cukai Banjarmasin yang telah resmi menerapkan sistem tempat penimbunan sementara online (TPS Online) sesuai dengan surat Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Nomor 118/BC/2021, terhitung sejak 1 Agustus 2021.

Kepala Kantor Bea Cukai Banjarmasin, Kurnia Saktiyono, menjelaskan bahwa TPS Online merupakan solusi digital untuk melakukan pertukaran data elektronik (PDE) kontainer antara sistem IPC di Terminal Peti Kemas dengan sistem Bea Cukai di pelabuhan, sehingga IPC dan Bea Cukai dapat memberikan pelayanan lebih optimal kepada pelanggan.

“Penerapan TPS Online ini melengkapi aplikasi Auto Gate System serta Automatic Tally System yang juga akan diterapkan di pelabuhan. Diharapkan melalui penerapan sistem TPS Online ini dapat memudahkan pengawasan serta mempercepat pelayanan pemasukan dan pengeluaran barang,” ungkap Kurnia.

Pelayanan turut diberikan dalam rangka meningkatkan ekspor oleh Bea Cukai Gorontalo dengan melakukan asistensi industri UMKM mengunjungi kelompok tani Sentra Mulia Sejahtera (SMS) di Kabupaten Gorontalo. Produk Sentra Mulia Sejahtera yang bernama ‘PalmGO’ ini berupa gula aren khas dari provinsi Gorontalo.

Ada tiga variasi gula yang diproduksi, yaitu gula keras, gula cair, dan gula semut. Produk ini dibuat dengan penyaringan bubuk aren, lalu dijemur ditempat khusus dengan memanfaatkan sinar UV. Selama penjualan secara domestik, produk ini diperuntukkan untuk produksi kue dan gula perhotelan. Diharapkan potensi ini dapat segera diekspor.

Selain itu, tim asistensi ekspor Bea Cukai Gorontalo mengunjungi Sunset Guesthouse, yang bertempat di Timuato, Telaga Biru, selain menjadi obyek wisata, juga mengumpulkan kerajinan dari rotan.

Karena banyaknya permintaan dari negara lain seperti Luxembourg, Jerman, dan negara Eropa lainnya ketika berkunjung ke Sunset Guesthouse, mereka pun berinisiatif untuk melakukan ekspor. Menindaklanjuti hal itu, Bea Cukai Gorontalo akan memfasilitasi produksi kerajinan ini dengan berkoordinasi pada instansi terkait. (ipo)

Sponsored Content
Back to top button