Ekonomi

Bea Cukai dan Pemerintah Daerah Tingkatkan Perekonomian melalui Ekspor

INDOPOSCO.ID – Menanggulangi turbulensi ekonomi dalam negeri yang disebabkan oleh pandemi Covid-19, Bea Cukai kian gencarkan ekspor dari para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai daerah. Mengoptimalkan hal tersebut, Bea Cukai pun menggandeng pemerintah daerah, karena koordinasi yang lebih intensif antara pemerintah pusat dan daerah diyakini Bea Cukai diperlukan untuk membenahi hal-hal yang menjadi faktor pendukung bagi peningkatan daya saing produk ekspor Indonesia.

Kepala Seksi Humas Bea Cukai, Sudiro, pada Senin (19/4/2021) mengatakan kantor-kantor pelayanan Bea Cukai di berbagai daerah telah menjalin sinergi yang solid dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan ekspor dari daerah masing-masing. Seperti yang terlaksana di Maluku, setelah terus-menerus sukses mengadakan ekspor hasil perikanan, Bea Cukai Ambon dan Pemerintah Provinsi Maluku kali ini menjajaki potensi ekspor dari sektor lainnya, yaitu perkebunan, dengan pala sebagai komoditas utamanya.

“Terakhir provinsi ini mengekspor pala adalah 21 tahun yang lalu. Untuk itu, Bea Cukai Ambon berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Maluku untuk mendorong kembali ekspor komoditas tersebut. Selain pala, Maluku memiliki dua komoditas unggulan lain, yaitu cengkeh dan kelapa yang berpotensi untuk dilakukan ekspor langsung dari Maluku. Bea Cukai siap mendukung Dinas Pertanian untuk melahirkan eksportir-eksportir non perikanan baru dari provinsi tersebut,” ungkapnya.

Dikatakan Sudiro, selain dengan Pemprov Maluku, Bea Cukai juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkayang dalam memfasilitasi perdagangan dan industri serta mengusahakan upaya yang perlu dilakukan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Di Bengkayang, Bea Cukai Sintete dan Pemkab menjalin koordinasi atas pemanfaatan Pelabuhan Kijing. Kedua pihak menilai adanya pelabuhan tersebut bisa menjadi kesempatan yang sangat bagus untuk meningkatkan perekonomian Kabupaten Bengkayang. Pemkab pun memiliki rencana untuk membangun kawasan industri di sekitar Pelabuhan Kijing, seperti Sungai Raya dan Monterado. Hal ini tentunya kami dukung untuk mewujudkan kawasan industri yang produktif dan bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” ujarnya.

Tak berbeda, keinginan untuk mendorong perokonomian masyarakat juga dirasakan Bea Cukai Kudus. Mewujudkan hal tersebut, Bea Cukai Kudus bersinergi dengan Disperindag Jepara membangun Rumah Solusi Ekspor (RSE) Jepara. Sudiro berpendapat engan adanya RSE akan sangat membantu para pelaku usaha di Jepara dalam mengekspor produk mereka.

“Kedua pihak telah bertemu untuk membahas konsep pendirian RSE Jepara dan lokasi pendiriannya. Tim gabungan juga melakukan observasi lapangan guna melihat lokasi mana yang kiranya tepat untuk mendirikan RSE Jepara. Tempat yang dipertimbangkan di antaranya Mal Pelayanan Publik (MPP) Jepara dan Jepara Trade and Tourism Center (JTTC). Kita harap pembangunan RSE Jepara ini pun segera terlaksana,” kata Sudiro.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button