Nasional

Bea Cukai-BNN Sergap Kapal Pembawa Sabu dan Ekstasi

INDOPOSCO.ID – Sinergi Bea Cukai dan BNN kembali membuahkan hasil dengan mengungkap penyelundupan narkoba oleh anggota jaringan sindikat narkoba dengan modus operandi via jalur laut dari Malaysia ke Aceh. Penindakan yang merupakan hasil operasi gabungan antara Subdit Narkotika Bea Cukai, Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumatera Utara, Kanwil Bea Cukai Aceh, Bea Cukai Belawan, Bea Cukai Langsa, Pangkalan Sarana Operasi Tanjung Balai Karimun, dan BNN ini terlaksana pada tanggal 16 Maret 2021 di Perairan Langsa/Pereulak, Aceh.

Dalam penindakan tersebut, petugas menyita tujuh puluh bungkus sabu seberat 73,52 kg dan sepuluh bungkus ekstasi sebanyak 35.915 butir. Selain itu, petugas juga mengamankan tiga orang anak buah kapal (ABK) berinisial AB, GS, dan MR, juga seorang pengendali jaringan berinisial MUL.

Tenaga Pengkaji Bidang Pengawasan dan Penegakan Hukum Kepabeanan dan Cukai Bea Cukai, Nugroho Wahyu Widodo, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor BNN, Kamis (25/3/2021) mengungkapkan kronologi penindakan, “Pada tanggal 11 Maret 2021 petugas Bea Cukai berkoordinasi dengan BNN akan adanya informasi dugaan pelanggaran di bidang kepabeanan, yaitu penyelundupan narkotika jenis methamphetamine/sabu dari Malaysia. Narkotika tersebut diketahui akan dijemput oleh ABK dari Belawan, Sumatera Utara kemudian dibawa menuju Peureulak, Aceh.”

Pihaknya pun menindaklanjuti informasi tersebut dengan membentuk dua tim gabungan, yaitu Tim Medan yang fokus mencari tahu profil kapal beserta ABK yang digunakan untuk menjemput barang di Malaysia dari Belawan dan Tim Aceh yang mengantisipasi serah terima barang di perairan Peureulak. Tim Aceh saat itu mengerahkan armada patroli laut kapal bawah kendali operasi (BKO) BC 20008 dan speedboat BC 15030 milik Bea Cukai Langsa. Dua tim tersebut melakukan pemantauan dan mengantisipasi pergerakan kapal target hingga pada tanggal 16 Maret 2021 dilakukan penyergapan.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button