Nasional

Bea Cukai Bina Pelaku Usaha Daerah untuk Pacu Ekspor

INDOPOSCO.ID – Bea Cukai menyelenggarakan kelas kepabeanan bagi pelaku usaha UMKM untuk lebih menggali potensi ekspor di berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu implementasi pelaksanaan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang digagas pemerintah sebagai upaya menanggulangi pandemi Covid-19.

Beberapa kantor yang menyelenggarakan kelas kepabeanan yaitu Bea Cukai Blitar, Pangkalpinang, Gresik, Magelang, Semarang, Teluk Bayur, dan Kantor Wilayah Bea Cukai Khusus Kepulauan Riau.

Bea Cukai Blitar bekerja sama dengan Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II mengadakan sarasehan peluang ekspor yang diikuti para pelaku usaha di Kabupaten Tulungagung. Bea Cukai Blitar mendukung penuh pelaku usaha yang akan memasarkan produknya melalui ekspor.

“Saya sangat mendukung para peserta yang hadir di sini untuk memasarkan produknya melalui ekspor. Dalam hal ada yang ingin ditanyakan silakan kami akan membantu,” ungkap Akhiyat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II, Oentarto Wibowo, mengungkapkan terdapat tiga kunci sukses untuk menjadi eksportir yang sukses. “Untuk menjadi eksportir yang sukses dibutuhkan 3-tas yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinyuitas.”

Tidak ketinggalan Bea Cukai Pangkalpinang juga mengadakan acara sosialisasi ekspor bagi para pelaku UMKM. Dalam kesempatan itu Bea Cukai Pangkalpinang memaparkan terkait fasilitas KITE IKM.

“Fasilitas KITE IKM adalah fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor yang diberikan kepada industri kecil dan menengah. Apabila ada komponen baik bahan baku, bahan penolong maupun barang modal yang dimasukkan untuk diolah dan hasilnya berorientasi ekspor, maka akan diberikan pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impornya melalui fasilitas ini,” ungkap Agung Hermawan, Pemeriksa Bea Cukai Pratama pada Bea Cukai Pangkalpinang.

“Agar dapat melakukan kegiatan ekspor, Bapak dan Ibu diwajibkan untuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang telah diberi hak akses kepabeanan. Selain itu, Bapak dan Ibu diwajibkan untuk melengkapi ketentuan yang disyaratkan dalam Indonesia National Single Window (INSW). Jangan khawatir, seluruh proses itu mudah dan kami siap memberikan asistensi serta pelayanan ekspor 24 jam apabila bapak dan ibu mengalami kendala,” ungkap Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pratama, Chandra Eka Sakti.

Bea Cukai Telukbayur juga berupaya untuk mendorong kegiatan ekspor oleh UMKM. Dalam acara tersebut, Bea Cukai Telukbayur mengundang International Director and Partnership PT. SOKA Cipta Niaga, Helma Agustiawan. Helma membagikan pengalaman dan kiat-kiatnya kepada peserta dalam melakukan dan memajukan usahanya melalui ekspor.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button