Gaya Hidup

Bantu Industri Batik Kecil-Menengah, Kembangkan Purwarupa Olah Limbah tekstil

INDOPOSCO.ID – Dengan menggunakan teknik penyerapan dan koagulasi yang dapat menurunkan kadar kekeruhan air limbah, peneliti Universitas Pertamina mengembangkan purwarupa alat pengolahan limbah industri tekstil.

Nona Merry Merpati Mitan, ketua tim peneliti mengatakan, teknik pengolah limbah itu merupakan tepat guna yang mudah digunakan oleh pengrajin batik skala rumah tangga.

“Alat pengolah limbah yang tersedia di pasaran harganya sangat mahal. Kami berharap inovasi ini akan terus dikembangkan dan diproduksi untuk dapat membantu para pelaku industri batik kecil-menengah,” kata Merry dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (7/8/2021).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah sungai yang tercemar berat mencapai 45 persen di Indonesia. Sedangkan sungai-sungai di ibu kota negara terdapat 57 persen berisikan sampah dan 8,2 persennya merupakan limbah tekstil versi National Geograpic.

Merry menyampaikan limbah yang mengalir di sepanjang sungai mengancam kehidupan biota dan berbahaya bagi kesehatan manusia mulai dari penyakit kulit hingga potensi penyakit kanker, jika air yang tercemar limbah dikonsumsi.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button