Nasional

Bansos Terbatas, Mensos Risma Minta Warga Aktif Putus Mata Rantai Covid-19

INDOPOSCO.ID – Bantuan sosial (bansos) untuk meringankan beban masyarakat di tengah pandemi tidak mungkin akan terus menerus diberikan pemerintah. Karenanya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini meminta masyarakat untuk aktif memutus mata rantai Covid-19.

“Bantuan yang bapak ibu terima untuk meringankan beban karena pembatasan aktivitas. Tapi tidak bisa terus menerus karena pemerintah memiliki keterbatasan,” katanya saat menyaksikan penyaluran bantuan sosial di Kantor Pos Kota Tuban, Jawa Timur, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Sabtu (24/7/2021).

Untuk itu, Risma meminta masyarakat Tuban dan daerah lainnya untuk bersama-sama memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. “Kalau kita tidak mematuhi protokol kesehatan, maka virus ini akan terus bermutasi. Kita tidak selesai-selesai. Kita tidak bisa menggerakkan ekonomi,” tandasnya.

Sebab bila sudah terjangkit virus, maka penanganannya sesuai protokol kesehatan (prokes), lebih sulit. ”Meningkatkannya angka penyebaran Covid-19, tidak dibarengi dengan sumberdaya pendukung,” ujar Mensos dikutip Antara.

Selain itu, tenaga kesehatan terbatas, alat kesehatan termasuk obat-obatan juga tidak mencukupi, kapasitas rumah sakit terbatas, dan sebagainya. Risma mengakui bila bantuan pemerintah berupa 5 kg beras untuk satu keluarga per bulan, bisa jadi tidak cukup. “Karena memang tujuannya untuk meringankan sebagian beban masyarakat. Itulah kemampuan negara yang mampu diberikan,” kata dia.

Ia memastikan bantuan tidak hanya dari pemerintah pusat dari pemerintah daerah juga memberikan bantuan. Meskipun, menurut dia, itu bukan persoalan mudah, karena keterbatasan anggaran dialami semua instansi, bahkan untuk meningkatkan pendapatan dari pajak juga tidak bisa.

Dalam kesempatan tersebut, Risma memohon dengan sangat agar masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan dengan baik. Kabupaten Tuban menerima bantuan beras 5 kg dengan alokasi sebanyak 3.000 paket. Bantuan diberikan kepada masyarakat kelompok marjinal yang terdampak pandemi.

Untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial Tunai (BST) yang mendapat bantuan dari Kantor Pos Tuban sebanyak 120 di Desa Batu Retno dan 177 di Desa Sendang Harjo dengan indeks Rp600.000/KPM. (aro)

Sponsored Content
Back to top button