Gaya Hidup

Apa sih yang Harus Diketahui dalam Wakaf Uang?

INDOPOSCO.ID – Presiden Joko Widodo meluncurkan “Gerakan Nasional Wakaf Uang”. Dalam sambutannya sebagai Ketua Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Presiden Joko Widodo menekankan potensi wakaf yang sangat besar, Presiden Joko Widodo berharap pemanfaatan wakaf tidak hanya ditujukan di bidang sosial peribadatan, seperti pembangunan masjid, madrasah, dan makam.

“Semua ekosistem muslim harus menyambut secara positif, terlepas dari isu kontroversi yang mungkin kurang pas, tapi kita mempunyai kenyakinan bahwa wakaf sebagai bagian instrument keuangan umat islam, bisa menjadi penggerak, bisa menjadi motor dari perbaikan ekonomi umat islam selain zakat, infak dan sedekah. Wakaf ini bukan hanya memberikan dimensi sederhana secara material perbaikan ekonomi masyarakat, namun bisa menjadi ATM bagi manusia untuk bisa diterima pahalanya sekalipun kita sudah meninggal,” kata Ketua Yayasan Dompet Dhuafa, Nasyith Majidi dalam Diskusi virtual tentang Mitigasi Risiko Wakaf Uang, Selasa, (23/02/2021).

Dia menyatakan, produk wakaf uang ini relatif menjadi hal yang baru. “Relative hal yang belum semua orang paham, tetapi ini terobosan sebuah gerakan dimana umat islam akan memiliki. Berharap diskusi ini menjadi manfaat kepada seluruh umat nanti, serta memberikan literasi dan mendorong gerakan wakaf uang bagi semua masyarakat, dimana literasi tentang wakaf uang masih rendah,” ujar Nasyith Majidi.

Berita Terkait

Sementara dalam wakaf terdapat tantangan terutama para nadzir dalam mengelola wakaf tunai, hal ini dijabarkan Direktur Pengembangan Zakat dan Wakaf Dompet Dhuafa, Bambang Suherman, terdapat tiga hal besar dalam tantangan pengelolaan wakaf tunai yakni dengan adanya polemik ini harus dimanfaatkan untuk mendorong informasi tentang wakaf.

“Saat ini pemerintah perlu memberikan informasi yang lebih terbuka tentang siapa yang akan ditunjuk menjadi nadzir wakaf tunai. Mengingat kapasitas nadzir hari ini juga perlu dipastikan kompeten dan diketahui oleh masyarakat. Para pengelola wakaf saat ini perlu lebih banyak mengekpose laporan pengelolaan asset wakaf ke publik, agar publik mampu mengukur kualitas tata kelola para nadzir yang dilakukan atas aset wakaf yang ada,” tuturnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button