Ekonomi

Antisipasi Kredit Macet, Bank Mandiri Tambah Cadangan Rp1 T

INDOPOSCO.ID – Direktur Manajemen Risiko PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Ahmad Siddik Badruddin mengatakan perseroan akan menambah Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) senilai Rp1 triliun untuk mengantisipasi kredit macet akibat pandemi Covid-19.

Siddik menuturkan sepanjang 2020 lalu Bank Mandiri telah melakukan restrukturisasi sekitar Rp123 triliun dan menjadi Rp93 triliun pada akhir tahun. Dari Rp93 triliun tersebut, diperkirakan ada sebagian dari debitur pada akhir tahun ini atau tahun depan akan menjadi kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) karena diperkirakan tidak bisa bangkit kembali.

“Untuk mengantisipasi sebagian dari yang akan jatuh ke NPL, kita sudah sisihkan optional atau build up CKPN dari bulan April (2020) sampai sekarang. Tahun lalu sekitar Rp4,5 triliun kita sudah sisihkan khusus untuk debitur restrukturisasi Covid-19 yang kita perkirakan mungkin jatuh ke NPL. Tahun ini pun kita rencanakan akan kita tambah Rp1 triliun,” ujar Siddik seperti dilansir Antara di Jakarta, Senin (15/3/2021).

Dengan demikian, lanjut Siddik, apabila debitur restrukturisasi tersebut tidak bisa bangkit kembali, perseroan sudah siap dengan pencadangan yang sudah disisihkan sehingga tidak mengganggu performa perseroan tahun ini atau tahun depan.

“Kemudian yang kita perkirakan sebenarnya jatuh NPL sekarang di bawah 8 persen. Initially tahun lalu kita pikirkan sekitar 11 persenan, tapi dengan berjalannya waktu ternyata beberapa debitur tersebut banyak dari mereka yang sudah bisa menyesuaikan businessmodelnya,” kata Siddik.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button