Nasional

Anak Terjerumus Prostitusi Online, LPAI: Mereka Korban Pergaulan

INDOPOSCO.ID – Anak-anak di bawah umur bersedia menjadi PSK (Pekerja Seks Komersil) karena ingin memenuhi kebutuhan sosialnya semata. Hal ini dikatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Henny Hermanoe.

“Mereka hanya ingin semua kebutuhan mereka bisa terpenuhi. Termasuk kebutuhan gadis remaja pada umumnya, seperti kebutuhan untuk membeli pakaian, mengisi pulsa, kemudian make-up, dan sebagainya,” jelasnya di Jakarta, Minggu (21/3/2021).

“Itu menjadi kebutuhan yang memotivasi mereka untuk melakukan hal-hal yang ternyata memang bertentangan,” imbuhnya.

Henny meyakini, apa yang dilakukan anak-anak adalah korban-korban dari pergaulan. Korban dari orang tua yang mungkin mengabaikan kehadiran mereka, yang tidak terlalu peduli terhadap kehadiran anak – anak tersebut.

“Kami meyakini bahwa apa yang dilakukan anak-anak ini karena korban dari pergaulan. Korban dari orang tua yang mungkin mengabaikan kehadiran mereka,” ungkapnya.

Henny menegaskan, bahwa tindak pidana perdagangan orang merupakan kejahatan internasional berskala masif. Dijajakannya gadis belia sebagai pelayan nafsu lekaki hidung belang merupakan kejahatan terindikasi yang harus diberantas.

Ia mengungkapkan, LPAI mempunyai peran penting dalam hal pemulihan fisik dan psikis dari para remaja di bawah umur ini.

“Saat ini mereka tidak memiliki rasa percaya diri. Mereka merasa hina, atau lebih buruk, dan sebagainya.

Sebelumnya, puluhan remaja ditangkap di sebuah hotel yang terletak di daerah Tugu Utara, Koja, Jakarta Selatan pada Rabu (17/3/2021). Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat bahwa ada sebuah hotel yang diduga menjadi lokasi prostitusi online. (nas)

Sponsored Content
Back to top button