Nasional

Anak Pelaku Prostitusi Online Biasanya di Bawah Ancaman

INDOPOSCO.ID – Prostitusi online terbesar terjadi pada 2003 silam. Dan tersangka diketahui pasangan suami istri (pasutri). Pernyataan tersebut diungkapkan Pengamat Media Sosial (medsos) Maman Suherman melalui gawai, Rabu (26/5/2021).

Dia mengapresiasi kinerja polisi cyber dengan cepat berhasil mengungkap kasus-kasus prostitusi online anak di bawah umur. Hanya dalam kurun waktu tiga hingga empat bulan saja.

“Kita patut apresiasi kinerja polisi cyber yang dengan cepat mengungkap prostitusi online. Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) korbannya hingga 500 an anak,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, maraknya akun aplikasi media sosial (medsos) untuk prostitusi online disebabkan para pelaku memiliki akun cadangan. Apabila, sewaktu-waktu akun mereka diputus aksesnya oleh pemerintah.

“Paling dalam setengah bulan mereka sudah bisa menghubungi para pelanggannya dengan chat melalui akun cadangannya,” katanya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button