Nusantara

Anak-anak Panti di Daerah Masih Kesulitan Memiliki Akta Kelahiran

INDOPOSCO.ID – Indonesia masih menghadapi beberapa persoalan mendasar terkait kependudukan dan pencatatan sipil. Terutama anak-anak yatim piatu maupun yang tidak diketahui orang tuanya.

Peneliti senior Institut Kewarganegaraan Indonesia (IKI) Paschasius Hosti Prasetyadji mengatakan, anak-anak panti asuhan yang tak memiliki orang tua kesulitan mengurus akta kelahiran.

Pada awal tahun 2016, pemerintah baru menerbitkan Peeraturan Kementerian Dlam Negeri (Permendagri) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Percepatan Peningkatan Cakupan Kepemilikan Akta Kelahiran.

Dalam ketentuan tersebut, Pasal 3 ayat 2 huruf b dalam peraturan ini memberikan angin segar kepada anak-anak Indonesia. Khususnya, mereka yang yatim piatu telah dapat membuat akta kelahiran.

Pencatatan kelahiran anak yang tak diketahui asal usulnya atau keberadaan orang tuanya, dilakukan dengan menggunakan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM). Kebenaran data kelahiran ditandatangani oleh wali atau penanggung jawab.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button