Nusantara

ALIPP Soroti Proyek Penunjukan Langsung Rp2,5 Miliar di LPSE Banten

INDOPOSCO.ID – Proyek pengadaan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIM RS) untuk RS Malingping senilai Rp2,5 miliar, melalui metode penunjukan langsung (PL) yang terdapat dalam website Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mendapat sorotan dari berbagai kalangan.

Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP) mengatakan, paket kegiatan senilai Rp2,5 miliar sebenarnya harus dilaksanakan melalui metode lelang, tetapi anehnya di LPSE Banten terdaftar sebagai paket kegiatan PL.

“Pertengahan bulan lalu, publik Banten digegerkan dengan beredarnya berita tentang tercantumnya satu proyek pembangunan jalan Palima-Baros senilai Rp169 miliar dengan metode pengadaan PL di LPSE Pemprov Banten. Sekarang muncul lagi kegiatan lainnya senilai Rp2,5 miliar dijadikan kegiatan PL,” ujar Direktur Eksekutif ALIPP, Udaya Suhada, kepada INDOPOSCO.ID, Rabu (3/3/2021).

Menurut Uday perusahaan pengadaan SIMRS itu banyak. Ada SAMRS, Trustmedis, MIRSA, DTC Health dan lainnya. Situasinya juga tidak dalam keadaan darurat. Sehingga dapat dilakukan melalui tender untuk mendapatkan SIM-RS terbaik.

Uday meminta kepada Gubernur Banten Wahidin Halim untuk menghentikan sementara website LPSE Pemprov Banten. Hal ini perlu dilakukan untuk menuntaskan kejanggalan di LPSE Banten.

“Jika ini dibiarkan, maka akan ada keraguan bagi para pihak atas proses lelang/tender di lingkungan Pemprov Banten,” tegasnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button