Nusantara

Akses Pasar Ikan di Probolinggo Diminta Diperluas

INDOPOSCO.ID – Akses pasar hasil ikan tangkap di Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Mayangan Kota Probolinggo diminta diperluas untuk mendongkrak ekonomi masyarakat di provinsi setempat.

“Kami berharap adanya maksimalisasi utilitas atau daya guna pada PPP Mayangan dengan bersinergi bersama Tempat Pelelangan Ikan (TPI) milik Pemkot Probolinggo,” kata Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa saat meninjau secara langsung proses bongkar muat ikan hasil tangkap di PPP Mayangan, Kota Probolinggo, Jatim, Senin (24/5).

Khofifah mengunjungi PPP Mayangan untuk mengetahui tingkat utilitas dan maksimalisasi hasil ikan tangkap nelayan selama pandemi Covid-19 karena PPP Mayangan Probolinggo tersebut merupakan salah satu UPT Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Jatim.

“Sektor perikanan termasuk tiga besar komoditas ekspor Jatim dan saat pandemi tetap bertahan. Nilai tukar nelayan juga positif dan yang sangat penting sektor perikanan itu padat karya,” tuturnya.

Dengan demikian, lanjut dia, ibaratnya kalau APBD digunakan untuk pembenahan dan perbaikan di PPP Mayangan maka akan memberikan percepatan break event point (BEP) dan manfaat yang besar bagi masyarakat.

“Hal itu sejalan dengan ikhtiar Pemprov Jatim untuk terus melaksanakan program yang bisa mendongkrak ekonomi masyarakat Jatim,” katanya.

Khofifah menjelaskan maksimalisasi utilitas PPP Mayangan itu penting karena di saat pandemi nilai tukar petani (NTP) dan nilai tukar nelayan (NTN) tumbuh positif di Jatim.

“Artinya sektor perikanan tetap tumbuh positif saat pandemi. Hal itu juga senada yang disampaikan Presiden Joko Widodo, bahwa dari NTN yang tumbuh positif, ditemukan bahwa ekspor atau permintaan pasar luar negeri terhadap ikan tangkap cukup tinggi,” ujarnya.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button