Headline

AJI Kecam Polres Luwu Timur Beri Label Hoaks Berita Kekerasan Seksual

INDOPOSCO.ID – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia mengecam Polres Luwu Timur yang memberikan label hoaks terhadap pemberitaan kasus kekerasan seksual. Berita itu merupakan hasil reportase Project Multatuli.

Padahal laporan tersebut telah berdasarkan penelusuran dan investigasi kepada korban dengan melalui proses wawancara dengan pihak terkait, termasuk kepolisian Luwu Timur.

Stempel hoaks atau informasi bohong terhadap berita yang terkonfirmasi, merusak kepercayaan masyarakat terhadap jurnalisme profesional, yang telah menyusun informasi secara benar sesuai Kode Etik Jurnalistik.

“Tindakan memberi cap hoaks secara serampangan terhadap berita merupakan pelecehan yang dapat dikategorikan sebagai kekerasan terhadap jurnalis,” kata Ketua Bidang Advokasi AJI Indonesia, Erick Tanjung, melalui keterangannya, Jumat (8/10/2021).

Berdasarkan pasal 18 Undang-undang Pers menjelaskan, terdapat sanksi pidana bagi orang menghambat atau menghalangi jurnalis dalam melakukan kerja-kerja jurnalistik.

Adapun ancaman pidananya yaitu penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp500 juta rupiah.

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button