Headline

Airlangga Nilai PPKM di Sulawesi Belum Efektif

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Sulawesi masih belum efektif dalam menurunkan mobilitas masyarakat.

“Rata-rata mobilitas di luar area pemukiman di periode PPKM 3 sampai 9 Agustus justru mengalami peningkatan,” kata Airlangga seperti dikutip Antara, Sabtu (14/8/2021).

Airlangga menegaskan PPKM di wilayah tersebut perlu diperketat agar tidak terjadi tren penambahan kasus harian dan menurunkan mobilitas masyarakat. Pemerintah jterus meningkatkan jumlah testing dengan memprioritaskan suspek dan kontak erat dari kasus-kasus terkonfirmasi yang ditargetkan minimal 10 kontak erat per kasus konfirmasi.

anymind

Airlangga meminta seluruh Kepala Daerah di Sulawesi terus meningkatkan testing dan tracing hingga mencapai target yang ditentukan di InMendagri sehingga langkah selanjutnya dapat diambil untuk menekan laju penyebaran virus.

Meski demikian, tambahan kasus aktif yang terkonfirmasi secara mingguan di Pulau Sulawesi mulai menurun yaitu masing-masing Provinsi Sulawesi Tenggara berkurang 146 kasus, Sulawesi Selatan berkurang 692 kasus dan Gorontalo nol kasus. Sedangkan Sulawesi Barat dan Sulawesi Utara mengalami penambahan masing-masing enam dan 11 kasus sedangkan di Sulawesi Tengah menjadi perhatian karena terjadi penambahan 1.826 kasus.

Kemudian ada dua Provinsi yang memiliki tingkat keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) di atas 70 persen yaitu Gorontalo dan Sulawesi Tengah masing-masing 71 persen.

Untuk Provinsi Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara memiliki tingkat BOR yang rendah di bawah 50 persen yaitu masing-masing 36 persen dan 43 persen, sedangkan untuk Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara masing-masing 55 persen dan 59 persen.

Di sisi lain, capaian vaksinasi di Sulawesi terus diakselerasi hingga 13 Agustus 2021 dengan Provinsi Sulawesi Utara menjadi yang tertinggi menerima vaksinasi yakni 35,93 persen dari target sudah divaksinasi. Disusul Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 21,25 persen, Gorontalo 20,56 persen, Sulawesi Tenggara 16,91 persen, Sulawesi Barat 15,93 persen dan Sulawesi Tengah 14,43 persen.

Airlangga meminta beberapa daerah yang belum memiliki tempat isolasi diminta segera menyiapkan fasilitas Isolasi terpusat (Isoter) serta meminta masyarakat yang melakukan isolasi mandiri pindah ke Isoter. “Ketersediaan oksigen terus kita pantau dari pusat dan langsung ditindaklanjuti untuk wilayah yang membutuhkan,” ujarnya. (wib)

Sponsored Content
Back to top button