Nasional

NGO Tekan FSC, Pemerintah Indonesia Diminta Contoh India-Brazil

INDOPOSCO.ID – Kampanye negatif NGO (Non Government Organization) atau LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) lingkungan terhadap sektor kehutanan Indonesia akan merugikan kepentingan ekonomi nasional. Tekanan NGO dilakukan dengan cara menuntut organisasi pengelolaan hutan lestari seperti Forest Stewardship Council (FSC) untuk menghapus keanggotan perusahaan kayu asal Indonesia.

Anggota Komisi IV DPR RI Firman Subagyo mengatakan, produk alam negara berkembang seperti dari Indonesia terus dihambat oleh berbagai kebijakan dagang dan kampanye negatif LSM. Di sinilah, Indonesia harus berani tegas terhadap kampanye LSM yang mengganggu kepentingan ekonomi nasional.

“Harus dipahami, banyak LSM mengintervensi pembangunan dan sumberdaya alam (SDA) negara berkembang. Kedaulatan bangsa ini tidak boleh diganggu oleh kepentingan di dalam dan luar negeri,” tandas politisi Golkar ini.

Selanjutnya, ia menyarankan Pemerintah Indonesia berani bertindak tegas terhadap kampanye yang mengganggu kepentingan nasional. Sebagai contoh, Phil Aikman salah satu aktivis LSM dari Amerika Serikat (AS) Mighty Earth yang sering membuat kampanye negatif terhadap industri SDA Indonesia. Tetapi, belum ada tindakan tegas dari pemerintah. Kendati, sering keluar masuk negara ini.

“Indonesia harus dapat mencontoh Pemerintah India dan Brazil yang bertindak tegas terhadap LSM asing di negaranya. LSM yang beroperasi di Indonesia, tetapi mengganggu kepentingan nasional, seharusnya dilarang dan tak boleh melakukan kegiatan di Tanah Air,” tegas Firman kepada awak media.

Ia juga mendesak adanya akuntabilitas dan transparansi dari NGO yang beroperasi di Indonesia. “Mereka para LSM harus bisa mempertanggungjawabkan sikap, tindakan, keputusan lembaga mereka kepada publik, termasuk dalam soal pendanaan. Karena biasanya mereka menerima dana atau donasi dari luar dengan agenda tertentu,” ujarnya.

Direktur Eksekutif Biro Konsultasi Hukum & Kebijakan Kehutanan Dr Sadino mengatakan, isu pembangunan sangatlah seksi bagi kampanye LSM. Kampanye NGO menentang pembangunan ekonomi berbasis SDA di Indonesia. Padahal tanpa aktivitas ekonomi, bagaimana bisa membangun dan menyejahterakan masyarakat Indonesia?

1 2Laman berikutnya
Sponsored Content
Back to top button