INDOPOSCO.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) RI berkomitmen untuk terus memperkuat sektor ekonomi kreatif sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global.
Langkah ini sejalan dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Dalam arahannya, Presiden menyoroti dinamika global yang diwarnai konflik dan ketidakpastian, namun menekankan bahwa Indonesia mampu menjaga arah pembangunan nasional tetap terkendali dan menavigasi berbagai tantangan dengan kinerja pemerintahan yang efektif dan andal.
“Alhamdulillah pemerintah kita, di mana Saudara-saudara adalah bagian dari pemerintah yang saya pimpin, sudah satu setengah tahun kita dapat mengendalikan arah perkembangan bernegara bangsa kita. Yang kita butuhkan adalah kerja nyata, hasil nyata untuk rakyat. Prestasi harus bisa diukur dan dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas Presiden.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif terus didorong untuk menghadirkan dampak nyata bagi perekonomian nasional.
“Kolaborasi hexahelix antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, media, dan investor adalah kunci untuk memastikan ekosistem ekonomi kreatif tumbuh cepat, berkelanjutan, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Menteri Ekraf. (ney)










