• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Situasi Belum Pasti, Rusia Tetap Evakuasi Ratusan Staf Nuklir dari Iran

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 9 April 2026 - 23:25
in Internasional
PLTN-Bushehr

Bangunan PLTN Bushehr di Iran. Foto: Dok Anadolu Ajansi

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perusahaan nuklir negara Rusia, Rosatom menyatakan belum membatalkan rencana evakuasi staf dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr, Iran, terlepas dari situasi gencatan senjata yang tengah berlangsung.

“Kami belum membatalkan evakuasi, belum waktunya untuk mengembalikan rekan-rekan kami ke sana,” kata Kepala perusahaan nuklir negara Rusia, Rosatom, Alexey Likhachev kepada media Rusia Interfax seperti dilansir dari Al Jazeera, Kamis (9/4/2026).

BacaJuga:

DPR RI Kritik Keras Gencatan Senjata AS-Iran: Abaikan Palestina, Perdamaian Timur Tengah Rapuh

Pemerintah Lakukan Terobosan dalam Tata Kelola Haji 2026, Begini Respons Komnas Haji

Komisi I Sambut Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Dorong Perdamaian Permanen dan Kemerdekaan Palestina

Pihaknya menyatakan bahwa meskipun situasi belum menunjukkan perubahan signifikan, kondisi di lapangan sedikit lebih kondusif sejak pengumuman gencatan senjata.

Namun, mereka juga mengungkapkan ketidakpastian mengenai keberlangsungan atau hasil akhir dari gencatan senjata tersebut karena alasan-alasan yang sudah diketahui secara umum.

“Situasi tetap tidak berubah. Tentu saja, keadaan telah sedikit mereda sejak gencatan senjata diumumkan. Kami tidak memahami bagaimana gencatan senjata ini akan berakhir, karena alasan yang jelas,” ucap Alexey Likhachev.

Dari total 639 staf Rosatom yang semula bertugas di pembangkit tersebut, sebanyak 611 personel telah dievakuasi melalui Armenia, sementara sekitar 50 sukarelawan tetap bersiaga di lokasi.

Proses evakuasi staf tersebut dari pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr di Iran telah dilakukan sejak pekan lalu, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Amerika Serikat dan Israel pernah menargetkan penyerangan tempat itu.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa fasilitas nuklir Bushehr diserang oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel pada Sabtu (4/4/2026).

Ia memperingatkan serangan AS dan Israel di dekat pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr hari ini menimbulkan risiko signifikan bagi Iran dan kawasan Teluk secara luas.

Ia juga mengkritik minimnya perhatian terhadap keselamatan wilayah negaranya, terutama jika dibandingkan dengan pengawasan ketat yang diberikan kepada Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina.

“Serangan terhadap fasilitas petrokimia kami juga memiliki tujuan yang nyata,” kritik Araghchi terpisah melalui akun X pribadinya @araghchi, Sabtu (4/4/2026). (dan)

Tags: ASIranisraelPLTN BushehrRusia

Berita Terkait.

Aher
Internasional

DPR RI Kritik Keras Gencatan Senjata AS-Iran: Abaikan Palestina, Perdamaian Timur Tengah Rapuh

Kamis, 9 April 2026 - 22:44
haji
Internasional

Pemerintah Lakukan Terobosan dalam Tata Kelola Haji 2026, Begini Respons Komnas Haji

Kamis, 9 April 2026 - 12:22
sukamta
Internasional

Komisi I Sambut Gencatan Senjata AS-Iran-Israel, Dorong Perdamaian Permanen dan Kemerdekaan Palestina

Kamis, 9 April 2026 - 11:01
Shehbaz-Sharif
Internasional

PM Pakistan Desak Semua Pihak Hormati Gencatan Senjata AS-Iran

Rabu, 8 April 2026 - 23:43
guterres
Internasional

Sambut Gencatan Senjata AS-Iran, PBB Desak Kepatuhan pada Hukum Internasional

Rabu, 8 April 2026 - 16:06
bendera iran
Internasional

Iran Setujui Gencatan Senjata 14 Hari, Aragachi Pastikan Akses Pelayaran Aman Selat Hormuz

Rabu, 8 April 2026 - 14:14

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Jajan Sembarangan Berujung Operasi, Abew Alami Pembesaran Amandel Parah

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.