INDOPOSCO.ID – Kinerja solid sepanjang 2025 membawa PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) menutup tahun dengan pertumbuhan total aset sebesar 10 persen secara tahunan (YoY) per Desember 2025. Capaian tersebut mengemuka dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di OCBC Tower, Jakarta, Kamis (9/4/2026).
Dalam RUPST, pemegang saham menyetujui penggunaan laba bersih sebesar Rp5,06 triliun, termasuk pembagian dividen tunai Rp45 per saham atau setara Rp1,03 triliun (20,42 persen dari laba bersih). Sebesar Rp1 miliar dialokasikan sebagai cadangan umum, sementara sisanya dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan.
Presiden Direktur OCBC, Parwati Surjaudaja, menyampaikan sepanjang 2025 bank mampu menjaga kualitas pertumbuhan dengan fondasi permodalan dan likuiditas yang tetap kuat di tengah dinamika global.
“Bank menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit yang selektif, pengelolaan risiko yang baik, serta penguatan CASA dan basis nasabah berkelanjutan. Kinerja ini mencerminkan fokus OCBC pada pertumbuhan jangka panjang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Parwati menegaskan langkah strategis OCBC menjadi perusahaan induk konglomerasi keuangan merupakan bagian dari penguatan tata kelola dan manajemen risiko terintegrasi, sekaligus meningkatkan sinergi bisnis dan efisiensi modal dalam melayani nasabah secara holistik.
Digitalisasi Jadi Motor Pertumbuhan
Transformasi digital menjadi salah satu pilar utama kinerja OCBC sepanjang 2025. Frekuensi transaksi digital tercatat tumbuh 46 persen YoY, ditopang kenaikan pengguna aktif internet banking dan OCBC Mobile Banking sebesar 13 persen, serta pertumbuhan pengguna aktif OCBC Business Mobile untuk nasabah korporasi sebesar 19 persen.
Nilai transaksi digital sepanjang tahun mencapai sekitar Rp1.500 triliun.
Beragam inovasi produk turut memperluas relevansi layanan, di antaranya peluncuran Young NYALA untuk literasi keuangan anak dan remaja, OCBC Star Wars Platinum Credit Card, hingga fitur pembayaran nirsentuh Tap Kartu Kredit OCBC berbasis NFC.
Dukung UMKM dan Literasi Finansial
OCBC juga memperluas dukungan bagi pelaku usaha melalui OCBC Merchant. Sementara itu, upaya mendorong literasi dan kesehatan finansial masyarakat dilakukan lewat Nyala Festival 2025 dan peluncuran Financial Fitness Index 2025 sebagai tolok ukur kondisi finansial masyarakat Indonesia.
Dari sisi pendanaan, penerbitan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I 2025 semakin memperkuat struktur pendanaan bank dan mendukung pertumbuhan kredit yang berkualitas.
Susunan Pengurus dan Aksi Korporasi
RUPST juga menyetujui sejumlah agenda penting, termasuk pembelian kembali saham (buyback) sebanyak 438 ribu saham untuk program remunerasi variabel, perubahan anggaran dasar, pengkinian Recovery Plan, hingga penguatan peran OCBC sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan.
Pemegang saham juga menyetujui pengangkatan kembali jajaran pengurus, antara lain Presiden Komisaris Pramukti Surjaudaja, Komisaris Independen Betti S. Alisjahbana dan Nicholas Tan, serta Presiden Direktur Parwati Surjaudaja hingga RUPST 2029.
Dengan fundamental yang kuat, strategi digital yang agresif, serta penguatan tata kelola melalui struktur konglomerasi keuangan, OCBC menegaskan posisinya sebagai bank yang adaptif, resilien, dan berorientasi pada pertumbuhan berkelanjutan. (rmn)








