INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, menegaskan pentingnya keberanian bermimpi dan kolaborasi dalam mendorong kemajuan ekonomi kreatif nasional.
Irene menekankan bahwa setiap manusia pada dasarnya lahir dengan potensi kreatif. Menurutnya, keberhasilan sangat ditentukan oleh kemauan untuk bertindak dan bekerja sama.
“Manusia dilahirkan kreatif, jadi selama ada kemauan, di situ pasti ada jalan. Kalau kita mau melakukannya, kita pasti bisa, apalagi lewat kolaborasi yang ada,” ujar Irene dalam konferensi pers usai menghadiri Dialog Nasional dan Lokakarya bertema “Pemberdayaan Masyarakat, Peningkatan Kemandirian, dan Resiliensi Nasional dalam Memperkuat Kepemimpinan Perempuan yang Strategis dan Inklusif” di Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Ia juga menyoroti pentingnya persatuan dalam memaksimalkan kekayaan Indonesia, baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Menurutnya, pengelolaan aset yang baik menjadi kunci agar seluruh potensi tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Sudah saatnya kita sebagai satu negara yang sangat kaya, dari sumber daya alam dan sumber daya manusia, untuk bersatu padu. Negara kita membutuhkan asset management yang proper (pengelolaan aset yang dilakukan secara professional) supaya kita semua bisa berkolaborasi,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Irene secara khusus mengajak perempuan Indonesia untuk berani memiliki mimpi besar sebagai langkah awal menuju perubahan.
“Perempuan harus berani bermimpi, mulainya dari sana. Kalau kita sampai bermimpi saja tidak berani, maka kita tidak akan berani melangkahkan kaki,” tegasnya.
Namun, ia juga menekankan bahwa pesan tersebut tidak hanya ditujukan kepada perempuan, melainkan seluruh masyarakat Indonesia. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak meragukan kemampuan diri sendiri.
“Saya berharap bukan hanya perempuan, tapi semua warga negara Indonesia, jangan mulai dengan ‘apalah saya’. Masa sih saya tidak bisa bermimpi?” kata Irene.
Lebih jauh, Irene menggarisbawahi pentingnya dukungan dan kerja sama lintas pihak, termasuk peran media dalam membangun optimisme dan semangat kolaborasi di tengah masyarakat.
“Kita semua harus bersatu padu, dan saya butuh bantuan dari teman media semua. Ayo kita saling melihat satu sama lain. Kalau bersama-sama kita bisa, kalau sendiri kadang-kadang ketakutan. Makanya kita harus mencari teman,” tambahnya.
Melalui pesan tersebut, Irene berharap semangat kolaborasi, keberanian bermimpi, dan penguatan peran perempuan dapat menjadi fondasi dalam memperkuat ekonomi kreatif sekaligus ketahanan nasional Indonesia.
Selain Wamenekraf Irene Umar, turut hadir dalam Dialog Nasional dan Lokakarya tersebut diantaranya Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan, hingga Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga), Isyana Bagoes Oka. (her)








