• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

SMK dengan Masa Studi 4 Tahun, Mendikdasmen: Matangkan Keterampilan Lulusan Sesuai Kebutuhan Kerja

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 7 April 2026 - 19:19
in Nasional
siswa smk

Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tengah praktik. Foto: Dokumen INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi dinamika dunia kerja.

Namun demikian, menurut Mu’ti, masih ada tantangan terkait citra publik terhadap SMK, termasuk isu penguatan karakter dan persepsi sebagai penyumbang pengangguran.

BacaJuga:

KKP Gandeng E-Commerce untuk Tingkatkan Literasi Digital Pengelola KNMP

Mendiktisaintek: Peran Tenaga Kependidikan Dukung Kualitas Sistem Pendidikan Tinggi

Dana BOSP 2026 Bukan Hanya Jadi Instrumen Pembiayaan, Begini Penjelasan Pemerintah

“Penguatan karakter harus menjadi bagian integral dalam pendidikan SMK,” ujar Mu’ti dalam keterangan, Selasa (7/4/2026).

“Kita juga harus menjawab kritik terhadap kesiapan lulusan dengan kerja nyata, melalui peningkatan kualitas pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri,” sambungnya.

Sebagai langkah strategis, dikatakan dia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mendorong implementasi kebijakan SMK dengan masa studi 4 tahun. Penambahan masa studi tersebut, menurutnya, bertujuan untuk meningkatkan kematangan lulusan sekaligus memberikan keterampilan spesifik sesuai kebutuhan dunia kerja, termasuk peluang kerja di luar negeri.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah juga membuka peluang yang lebih luas bagi lulusan SMK untuk bekerja di mancanegara. Program ini melalui penguatan kerja sama lintas kementerian, dengan pembekalan keterampilan teknis, bahasa, dan pemahaman budaya kerja.

Mu’ti menekankan pentingnya penguatan kewirausahaan berbasis keunggulan lokal, melalui pengembangan program keahlian yang selaras dengan potensi daerah. Sehingga lulusan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan pekerjaan.

“Sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto, kita tidak mungkin mencapai swasembada pangan jika sektor pertanian dan kelautan tidak kita kelola dengan baik. Karena itu, pendidikan SMK harus kita arahkan berbasis potensi lokal,” ungkapnya.

“SMK yang berada di wilayah pesisir harus dekat dengan laut, memahami ekosistemnya, dan mampu mengolahnya menjadi kekuatan ekonomi. Demikian pula di daerah pertanian, kita harus melahirkan lulusan yang mampu mengelola sumber daya alam menjadi nilai tambah. Inilah peran strategis SMK dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu membangun kemandirian bangsa,” tambahnya.(nas)

Tags: Abdul Mu'tiKemendikdasmenPekerjaansmk

Berita Terkait.

Webinar
Nasional

KKP Gandeng E-Commerce untuk Tingkatkan Literasi Digital Pengelola KNMP

Minggu, 12 April 2026 - 13:26
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Peran Tenaga Kependidikan Dukung Kualitas Sistem Pendidikan Tinggi

Minggu, 12 April 2026 - 00:30
belajar
Nasional

Dana BOSP 2026 Bukan Hanya Jadi Instrumen Pembiayaan, Begini Penjelasan Pemerintah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:02
rakor
Nasional

Rakor Bersama Pemda NTB, Menteri Nusron Sebut Integrasi Data Tanah dan Pajak Bisa Dongkrak PAD hingga 300%

Sabtu, 11 April 2026 - 18:18
minang
Nasional

IKM Harus Kawal Program Pemerintah, Begini Pesan Ketua DPD RI

Sabtu, 11 April 2026 - 17:58
Menkop: Penguatan Sinergi MES Dan KDKMP Di Sektor Riil Jadi Prioritas Pembangunan Ekonomi Syariah
Nasional

Menkop: Penguatan Sinergi MES Dan KDKMP Di Sektor Riil Jadi Prioritas Pembangunan Ekonomi Syariah

Sabtu, 11 April 2026 - 14:50

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    1909 shares
    Share 764 Tweet 477
  • Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1144 shares
    Share 458 Tweet 286
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    766 shares
    Share 306 Tweet 192
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    745 shares
    Share 298 Tweet 186
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    749 shares
    Share 300 Tweet 187
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.