• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

1,7 Juta Siswa Madrasah dan Santri Ikuti AN dan TKA 2026

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Selasa, 7 April 2026 - 00:30
in Nasional
siswa

Siswa madrasah mengikuti AN dipadukan TKA. Foto: Dokumen Kemenag

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Agama (Kemenag) melaksanakan Asesmen Nasional (AN) yang dipadukan dengan Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026. Kegiatan evaluasi pendidikan ini diikuti lebih dari 1,7 juta siswa madrasah dan santri dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan pondok pesantren (Ponpes).

Pelaksanaan AN dipadukan TKA untuk MTs berlangsung pada 6 hingga 16 April 2026, sedangkan MI dijadwalkan pada 20 hingga 30 April 2026. Kegiatan ini dibagi dalam lima gelombang selama 10 hari dengan total 20 sesi, sehingga menjadi salah satu asesmen terbesar di lingkungan pendidikan Islam.

BacaJuga:

6 Tuntutan Utama Buruh di May Day 2026: Singgung PHK hingga Pajak

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu

RDP Komisi III DPR RI, Legislator Ini Ungkap Pelanggaran Etik di Tubuh Polri

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam (Pendis), Kemenag Amien Suyitno, menyampaikan bahwa penggabungan AN dan TKA merupakan langkah strategis dalam pembenahan sistem evaluasi.

Menurutnya, asesmen ini tidak hanya sebatas pengukuran, tetapi bagian dari upaya membangun sistem penilaian berbasis data. Yang mampu memotret mutu pendidikan secara menyeluruh, baik pada tingkat satuan pendidikan maupun capaian individu peserta didik.

“AN berperan untuk mendiagnosis kualitas pendidikan secara nasional, sedangkan TKA memberikan gambaran lebih rinci mengenai prestasi akademik siswa,” jelas Suyitno dalam keterangan, Senin (6/4/2026).

Hasil keduanya, lanjut dia, akan digunakan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan di lapangan.

Ia menyebut, berdasarkan data Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, partisipasi madrasah dalam AN-TKA tergolong tinggi. Pada jenjang MI, sebanyak 25.628 dari 26.178 lembaga atau sekitar 97,9 persen telah terdaftar.

Sementara 659.567 siswa atau 99,01 persen siap mengikuti TKA dari total 666.182 siswa. Dan di tingkat MTs, 18.899 dari 19.376 lembaga (97,54 persen) telah mendaftar, dengan jumlah peserta mencapai 1.005.408 siswa atau 96,71 persen dari total 1.039.585 siswa.

Untuk pondok pesantren, dari 2.222 lembaga yang terdata, sebanyak 1.605 lembaga atau 72,23 persen telah mendaftar. Jumlah santri yang akan mengikuti asesmen tercatat 45.163 orang atau 84,07 persen dari total 53.721 santri.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, menambahkan, pihaknya terus mendorong peningkatan keterlibatan, terutama di pesantren. Ia menilai tren partisipasi menunjukkan perkembangan positif, meski masih diperlukan penguatan pada aspek kesiapan sarana dan integrasi sistem.

Pelaksanaan TKA 2026 mayoritas menggunakan sistem daring. Pada jenjang MI, sekitar 97,57 persen lembaga melaksanakan secara online, MTs sebesar 94,13 persen, dan pesantren 97,13 persen,” ungkapnya.

Namun demikian, dikatakan dia, verifikasi kesiapan infrastruktur masih terus dilakukan. Data menunjukkan 73,69 persen lembaga MI telah terverifikasi, MTs 67,77 persen, dan pesantren 40,31 persen.

Ia menambahkan bahwa selain kuantitas peserta, kualitas pelaksanaan menjadi perhatian utama. Asesmen harus berlangsung kredibel, adil, serta benar-benar mencerminkan kemampuan peserta didik. (nas)

Tags: ANAsesmen NasionalsantriSiswa MadrasahTes Kompetensi Akademik 2026TKA 2026

Berita Terkait.

demo
Nasional

6 Tuntutan Utama Buruh di May Day 2026: Singgung PHK hingga Pajak

Senin, 6 April 2026 - 23:23
kai
Nasional

KAI Upayakan Percepatan Evakuasi KA Bangunkarta di Bumiayu

Senin, 6 April 2026 - 22:52
baksar
Nasional

RDP Komisi III DPR RI, Legislator Ini Ungkap Pelanggaran Etik di Tubuh Polri

Senin, 6 April 2026 - 21:11
ptba
Nasional

Tahan Banting! PTBA Catat Lonjakan Produksi di Tengah Tekanan Global

Senin, 6 April 2026 - 20:02
mentrans
Nasional

Menteri Transmigrasi Tekankan Kepemimpinan dan Kewaspadaan dalam Misi Perdamaian Dunia di Lebanon

Senin, 6 April 2026 - 19:09
Ban
Nasional

Setelah Mudik, Bridgestone Ingatkan Pengendara untuk Cek Kondisi Ban

Senin, 6 April 2026 - 17:18

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1060 shares
    Share 424 Tweet 265
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    721 shares
    Share 288 Tweet 180
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    703 shares
    Share 281 Tweet 176
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    692 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.