INDOPOSCO.ID – Konflik Iran-Israel-AS mengancam krisis energi global setelah akses Selat Hormuz dibatasi. Akibatnya, stok BBM menipis dan harga bahan bakar di berbagai negara melonjak tajam.
Demi menghemat energi di tengah ancaman krisis, banyak negara termasuk Indonesia kini mengkaji opsi work from home (WFH), serta penyediaan sumber energi alternatif.
Inovasi energi baru karya anak muda bernama Bahan Bakar Original Buatan Indonesia (BOBIBOS) kini menjadi pilihan alternatif untuk mengatasi ancaman krisis energi.
Bobibos diklaim setara dengan BBM RON 98 namun dijual jauh lebih murah, yakni Rp4.000 per liter dibandingkan harga pasar BBM RON 98 yang mencapai Rp13.000-an.
Bobibos lahir melalui riset panjang selama satu dekade, M. Ikhlas Thamrin bersama timnya, merupakan bahan bakar alternatif dari Jerami yang ramah lingkungan dan diklaim mampu mengurangi emisi hingga mendekati nol.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Gerindra Mulyadi memaparkan, bahwa penggunaan Bobibos sebagai bagian dari transisi bioenergi nasional dapat membantu masyarakat mendapatkan akses bahan bakar terjangkau namun tetap berkualitas tinggi.
“Masyarakat terbantu, murah dan berkualitas (biaya produksi kurang dari 5 ribu rupiah),” kata Mulyadi kepada wartawan di Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Pengembangan Bobibos sebagai BBM alternatif dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan tanpa perlu melakukan alih fungsi hutan.
“Petani meningkat pendapatannya. Tidak perlu alih fungsi hutan, luas sawah Indonesia 11 juta menurut BPS, satu Hektar menghasilkan 2000 liter),” ujar eks anggota Komisi VI DPR itu.
Ia menambahkan, kehadiran Bobibos akan membantu negara untuk melakukan penghematan lantaran dapat mengurangi impor BBM. “Anggaran negara lebih hemat karena mengurangi import dan alam lebih bersih karena sumber nabati hampir zero emisi,” imbuh Mulyadi. (dan)








