“Secara total, tiket Whoosh yang sudah terjual pada masa periode angkutan Lebaran kali ini, pada periode 13–30 Maret 2026 mencapai 293 ribu tiket dan masih akan terus bertambah,” ucap Manager Corporate Communication KCIC Emir Monti dikonfirmasi dari Jakarta, Minggu.
Jumlah itu lebih banyak dibandingkan tiga hari lalu. Pada Kamis (25/3), total tiket Whoosh terjual tercatat 235 ribu lembar untuk berbagai rute perjalanan, baik dari arah Jakarta maupun Bandung, Jawa Barat.
Khusus untuk hari ini, KCIC mencatat tiket yang sudah terjual mencapai 12 ribu lembar. Jumlah itu diprediksi terus bertambah hingga malam hari, seiring penjualan yang masih berlangsung hingga waktu keberangkatan terakhir.
Menurut prediksi KCIC, hari Minggu ini adalah puncak arus balik penumpang menggunakan kereta cepat karena momen libur Lebaran dan kebijakan bekerja dari mana saja (WFA) telah berakhir.
Namun demikian, KCIC juga memprediksi volume penumpang untuk keberangkatan pada Senin (30/3) atau delapan hari setelah Idul Fitri 1447 Hijriah tetap tinggi.
“Karena masih ada penumpang yang langsung berangkat dari stasiun Bandung menuju Jakarta menggunakan kereta feeder maupun dari Padalarang dan Tegalluar Summarecon, dan langsung beraktivitas bekerja di hari Senin tersebut,” jelas Emir.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KCIC menyiapkan berbagai fasilitas, termasuk peningkatan layanan di stasiun, di dalam kereta, hingga integrasi perjalanan melalui intermoda dalam rangka memastikan aksesibilitas.
Emir menjelaskan KCIC mengoptimalkan layanan intermoda di seluruh stasiun, termasuk koneksi dengan kereta feeder, transportasi daring, shuttle, dan moda lanjutan lainnya agar perjalanan penumpang lebih terintegrasi dari awal hingga akhir.
“Hal ini menjadi krusial, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Lebaran,” ucapnya.
Di area stasiun, KCIC menyediakan ruang tunggu reguler dan naratama (VIP), mushala, pos kesehatan, hingga fasilitas untuk mendukung inklusivitas, seperti ruang ibu menyusui dan toilet disabilitas.
“Serta area tenant (gerai) untuk memenuhi kebutuhan penumpang selama menunggu keberangkatan. Selain itu, tersedia juga fasilitas pendukung seperti WiFi gratis dan water station (tempat isi ulang air minum),” tambah dia.
Guna menunjang kenyamanan saat periode arus balik kali ini, KCIC juga menghadirkan fasilitas tambahan seperti area bermain anak, hiburan di stasiun, serta peningkatan kebersihan dan pelayanan petugas.
“Di sisi operasional, dilakukan penguatan sumber daya manusia termasuk petugas pelayanan, pengamanan, dan kru operasional yang telah dipastikan dalam kondisi prima melalui pemeriksaan kesehatan,” jelasnya. (bro)









