INDOPOSCO.ID – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) semakin menunjukkan ambisinya di panggung internasional. Perusahaan ini tampil dalam dua forum energi global bergengsi, yakni 16th International Conference on Power, Energy, and Electrical Engineering (CPEEE) dan 16th International Conference on Renewable and Clean Energy (ICRCE) yang digelar di Osaka, Jepang pada Maret 2026.
Dalam ajang yang mempertemukan para pemikir, akademisi, dan pelaku industri energi dunia tersebut, Pertamina Drilling tidak sekadar hadir—mereka membawa gagasan strategis tentang masa depan industri. Materi bertajuk “Core Values : Principles in the Transformation of Drilling Operation & Investment towards Green & Clean Energy” menjadi sorotan utama.
Lewat topik ini, perusahaan menegaskan bahwa transformasi industri pengeboran tidak hanya soal teknologi, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai inti perusahaan sebagai fondasi perubahan menuju operasi yang lebih efisien, adaptif, dan berkelanjutan.
Partisipasi ini juga menjadi bagian dari strategi besar Knowledge Management perusahaan—sebuah pendekatan untuk menyerap, mengelola, dan mendistribusikan praktik terbaik dari industri global ke dalam kapabilitas internal.
Manager HC Development Pertamina Drilling, Yohana Endrawati, menegaskan pentingnya momentum ini dalam memperkuat posisi perusahaan di kancah internasional.
“Melalui platform knowledge sharing seperti ini, kami memastikan bahwa wawasan global dapat terinternalisasi dengan baik di lingkungan Pertamina Drilling,” kata Yohana dalam keterangannya, Sabtu (28/3/2026).
Menurutnya, langkah ini juga mencerminkan komitmen nyata perusahaan dalam mengimplementasikan konsep green drilling sebagai bagian dari dukungan terhadap transisi energi global dan prinsip keberlanjutan.
Dalam pemaparannya, Pertamina Drilling menyoroti tiga fokus utama: peningkatan efisiensi operasional, integrasi nilai perusahaan dalam setiap proses bisnis, serta peran aktif dalam mendorong transisi menuju energi hijau melalui inovasi teknologi.
Sementara itu, Manager Organization & Quality Management, Riyan Tamara, melihat kehadiran perusahaan di Osaka sebagai langkah strategis yang lebih luas.
“Seiring meningkatnya tuntutan energi ramah lingkungan, kami terus berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya andal secara operasional, tetapi juga aman dan berorientasi masa depan melalui pengelolaan pengetahuan yang terstruktur,” jelas Riyan.
Baginya, forum internasional ini bukan sekadar ajang presentasi, melainkan ruang kolaborasi untuk membangun ekosistem pembelajaran berkelanjutan di industri energi.
Dengan langkah ini, Pertamina Drilling semakin mempertegas perannya sebagai bagian dari ekosistem energi global-aktif, progresif, dan berkomitmen menciptakan masa depan energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. (her)








