INDOPOSCO.ID — Setelah sebulan membersamai derasnya aliran kebaikan dan donasi masyarakat Indonesia, Dompet Dhuafa mengumumkan penghimpunan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang terkelola selama Ramadan 1447 H. Penghimpunan Dompet Dhuafa di Ramadan kali ini yang mengusung semangat kampanye “Berzakat Itu Kalcer” mencatatkan pertumbuhan sebesar 15,2 persen dibanding Ramadan tahun sebelumnya.
Melalui berbagai program unggulan di Ramadan 1447 H, Dompet Dhuafa sebagai lembaga amil zakat nasional senantiasa hadir melayani masyarakat Indonesia yang akan menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakafnya.
Melalui himpunan dana tersebut, Dompet Dhuafa mengelolanya menjadi beragam program layanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan maupun dukungan program pemberdayaan. Dompet Dhuafa juga berupaya secara profesional mengelola setiap dana yang diamanahkan para donatur, baik pada Ramadan 1447 H maupun sepanjang tahun penghimpunan, Selasa (24/3/2026).
Ahmad Juwaini selaku Ketua Dewan Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika (YDDR) mengungkapkan, capaian tersebut menjadi bukti kebaikan masyarakat Indonesia yang terus mengalir mendukung berbagai program kemanusiaan Dompet Dhuafa. Hal ini sekaligus menunjukkan tren positif penghimpunan pada 2026 serta tingginya kepedulian masyarakat untuk berbagi.
Program seperti Grebek Kampung, Mudik Kalcer, Remember, BerOjol, Borong Dagangan Saudaramu, Tebar Parcel Ramadan, hingga Tebar Zakat Fitrah menjadi unggulan yang memeriahkan Ramadan 1447 H di Dompet Dhuafa. Selain itu, program reguler yang berjalan sepanjang tahun juga tetap aktif menjangkau ribuan penerima manfaat yang membutuhkan.
“Alhamdulillah, keberkahan di Ramadan 1447 H masih terus mengalir dan menjadi bukti positif kedermawanan masyarakat Indonesia. Kenaikan penghimpunan 15,2 persen ini tidak hanya menjadi catatan capaian di Dompet Dhuafa, tetapi juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui lembaga. Terima kasih atas kolaborasi kebaikannya bersama Dompet Dhuafa,” ujar Ahmad Juwaini, Sabtu (21/3/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa penghimpunan dari transaksi digital berkontribusi sebesar 77,7 persen dari total transaksi di seluruh kanal. Sementara pertumbuhan donatur baru mencapai 72,8 persen.
“Hal ini menjadi harapan positif bahwa kampanye ziswaf dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Peningkatan transaksi ini kami upayakan terdistribusi kepada penerima manfaat yang ditargetkan sebanyak 750.000 jiwa pada Ramadan 1447 H. Dengan mengusung tema ‘Berzakat Itu Kalcer’ yang menargetkan generasi muda seperti milenial dan Gen Z, kampanye ini terbukti sangat efektif,” tambahnya.
Pada Ramadan 1447 H, Dompet Dhuafa juga memperkuat kesadaran publik serta kolaborasi lintas elemen. Hal ini dilakukan dengan melibatkan jaringan cabang nasional dan luar negeri, mitra pengelola zakat (MPZ), influencer, hingga tokoh publik yang memiliki visi yang sama dalam gerakan kebaikan.
“Sekali lagi terima kasih atas partisipasi dalam kolaborasi kebaikan di Ramadan 1447 H bersama Dompet Dhuafa. Terutama kepada para donatur dan mitra kebaikan yang terus berkolaborasi bersama Dompet Dhuafa. Kami berharap kolaborasi ini terus tumbuh dan memberikan dampak yang lebih luas dalam menghidupkan semangat ‘Berzakat Itu Kalcer’,” pungkas Ahmad Juwaini.
Tentang Dompet Dhuafa
Dompet Dhuafa merupakan lembaga filantropi Islam yang berfokus pada pemberdayaan kaum dhuafa melalui pendekatan budaya, filantropi, dan kewirausahaan sosial. Selama lebih dari tiga dekade, Dompet Dhuafa menghadirkan berbagai program pemberdayaan melalui lima pilar utama, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial kebencanaan, serta dakwah dan budaya.
Selain itu, Dompet Dhuafa juga menerapkan tata kelola organisasi berdasarkan prinsip Good Corporate Governance (GCG), yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran, serta memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai regulasi dan kepatuhan syariah. (adv)








