INDOPOSCO.ID – Dominasi Persija Jakarta terasa hingga ke level internasional. Macan Kemayoran kembali menunjukkan tajinya, bukan hanya di kompetisi domestik, tetapi juga dalam menyumbang kekuatan bagi Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026.
Dari total 24 pemain yang resmi dipanggil setelah melalui seleksi ketat dari 41 nama, Persija tampil sebagai penyumbang terbanyak. Empat pemain mereka dipastikan masuk skuad Garuda, yakni Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho di lini pertahanan, Jordi Amat sebagai pengatur permainan, serta Mauro Zijlstra di lini serang.
Bagi pelatih Persija, Mauricio Souza, capaian ini bukan sekadar angka, melainkan bentuk pengakuan atas kerja keras para pemainnya.
“Harapannya mereka dalam kondisi yang bagus untuk memenuhi panggilan Timnas. Menurut saya, itu hadiah besar untuk pemain sepak bola,” ujar Souza dalam keterangan resmi klub, Rabu (25/3/2026).
Souza menegaskan, kesempatan membela negara adalah pencapaian yang layak diperjuangkan dengan sepenuh hati.
“Harapannya mereka sukses mendapatkan tempat di Timnas Indonesia,” tambah pelatih asal Brasil itu.
Di belakang Persija, Persib Bandung menyusul sebagai kontributor kedua terbanyak dengan dua pemain, yakni Beckham Putra Nugraha dan Eliano Reijnders. Sementara itu, klub-klub lain menyumbang satu nama, termasuk Ivar Jenner dari Dewa United dan Yakob Sayuri dari Malut United.
Kekuatan Timnas kali ini juga diperkaya oleh para pemain yang merumput di luar negeri. Dari Belanda, ada Maarten Paes bersama Ajax dan Dean James dari Go Ahead Eagles. Dari Italia, Jay Idzes (Sassuolo) dan Emil Audero (Cremonese) turut memperkuat lini skuad. Tak ketinggalan, Sandy Walsh yang bermain untuk Buriram United serta Ramadhan Sananta dari DPMM FC.
FIFA Series 2026 akan menjadi panggung pembuktian bagi skuad Garuda. Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Jumat (27/3/2026) pukul 20.00 WIB. Sebelumnya, laga pembuka mempertemukan Bulgaria melawan Kepulauan Solomon pada pukul 15.30 WIB.
Kemenangan di laga perdana akan membuka jalan menuju partai final yang digelar pada 30 Maret, sebuah peluang yang tentu ingin dimanfaatkan maksimal oleh para pemain, terutama mereka yang baru saja menerima “hadiah besar” berupa panggilan membela Merah Putih. (her)








