INDOPOSCO.ID – Seiring imbauan Presiden Prabowo Subianto soal penghematan energi, PT Pertamina (Persero) mengajak keluarga Indonesia mulai dari hal paling dekat: dapur rumah. Lewat cara memasak yang lebih cerdas dan penggunaan LPG yang tepat, menu favorit tetap bisa tersaji tanpa bikin kantong energi jebol.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron melihat momen Hari Raya Idulfitri memang identik dengan lonjakan aktivitas masak-memasak. Maka dari itu, kebiasaan memasak yang lebih efisien dinilai bisa jadi solusi jitu agar penggunaan LPG tetap terkendali sekaligus mendukung pengelolaan energi yang lebih bijak.
“Langkah kecil dari rumah tangga dapat memberikan dampak besar. Dengan penggunaan LPG yang lebih efisien, masyarakat tidak hanya dapat menghemat energi, tetapi juga turut mendukung upaya menjaga ketahanan energi nasional,” ujar Baron dalam keterangannya, Jumat (20/3/2026).
Supaya tetap praktis tanpa boros saat menyiapkan hidangan khas Lebaran, ada beberapa trik simpel yang bisa langsung diterapkan di dapur:
a. Persiapan memasak
– Potong bahan makanan lebih kecil agar cepat matang.
– Gunakan air secukupnya.
b. Saat memasak
– Gunakan api sesuai kebutuhan (tidak terlalu besar).
– Tutup panci saat memasak, agar panas tidak keluar.
– Gunakan peralatan masak dengan dasar rata.
c. Perawatan peralatan
– Pastikan kompor dan regulator tidak bocor.
– Bersihkan burner agar api biru dan efisien.
d. Kombinasi Peralatan
– Kompor Gas
– Kompor Induksi
– Peralatan Listrik lain seperti Rice Cooker, Teko Listrik, dan lain-lain.
Selain efisiensi, aspek keamanan juga jadi perhatian utama. Baron menegaskan pentingnya memastikan penggunaan LPG tetap aman, mulai dari memakai regulator berstandar, memastikan kondisi tabung layak pakai, hingga menempatkannya di area dengan sirkulasi udara yang baik.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, Pertamina berharap masyarakat bisa ikut ambil bagian dalam penggunaan energi yang lebih bijak, tanpa harus mengorbankan kebutuhan sehari-hari di rumah.
“Pertamina berkomitmen untuk terus mengupayakan ketersediaan energi bagi masyarakat di seluruh Indonesia, sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih efisien dan berkelanjutan,” tutup Baron.
Sebagai motor penggerak transisi energi, Pertamina juga terus melaju menuju target Net Zero Emission 2060. Berbagai program yang dijalankan turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), sejalan dengan transformasi perusahaan yang mengedepankan tata kelola, layanan publik, keberlanjutan bisnis, serta prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini operasi bersama Danantara. (srv)









