• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Tamparan Keras bagi Trump: Direktur Kontraterorisme Mundur, Tolak Dukung Perang Pesanan di Iran

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Rabu, 18 Maret 2026 - 08:55
in Internasional
Sebuah sekolah dasar khusus perempuan di Kota Minab, Iran Selatan, hancur lebur akibat serangan udara Israel-AS. Foto: MEHR

Sebuah sekolah dasar khusus perempuan di Kota Minab, Iran Selatan, hancur lebur akibat serangan udara Israel-AS. Foto: MEHR

Share on FacebookShare on Twitter

BacaJuga:

Iran Setujui Gencatan Senjata 14 Hari, Aragachi Pastikan Akses Pelayaran Aman Selat Hormuz

10 Poin Gencatan Senjata AS-Iran selama Dua Pekan, Ini Daftarnya

Menhaj Pastikan Haji 2026 Tetap Normal, Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas

INDOPOSCO.ID – Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional (NCTC) Amerika Serikat Joe Kent secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Selasa (17/3/2026). Keputusan mengejutkan itu diambil sebagai bentuk protes terbuka terhadap eskalasi keterlibatan militer Amerika Serikat dalam konflik di Iran.

“Setelah mempertimbangkannya dengan matang, saya telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatan saya sebagai Direktur Pusat Kontra-Terorisme Nasional, efektif mulai hari ini,” kata Joe Kent dalam surat pengunduran dirinya yang diunggah dalam akun X pribadinya @joekent16jan19, dilihat Rabu (16/3/2026).

Dalam surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kent menyatakan bahwa dirinya tidak lagi bisa mendukung kebijakan luar negeri pemerintah di kawasan tersebut.

“Dengan hati nurani yang bersih, saya tidak dapat mendukung perang yang sedang berlangsung di Iran,” ucap Kent.

Ia secara terbuka menuding bahwa perang di Iran bukan didasari oleh ancaman nyata terhadap keamanan nasional AS, melainkan hasil tekanan politik.

“Iran tidak menimbulkan ancaman mendesak bagi negara kita, dan jelas bahwa kita memulai perang ini karena tekanan dari Israel dan lobi Amerika yang kuat,” tegas Kent.

Pada awal pemerintahan ini, pejabat Israel dan segelintir pejabat Amerika Serikat melancarkan kampanye disinformasi yang sepenuhnya merusak slogan America First dan menanamkan sentimen pro-perang untuk mendorong perang dengan Iran.

America First merupakan kebijakan luar negeri dan domestik Amerika Serikat yang memprioritaskan kepentingan nasional AS di atas kepentingan negara lain. Itu telah dipopulerkan Trump sejak tahun 2016.

Narasi Israel dinilai menjebak Trump dengan mengaburkan realitas, menciptakan kesan bahwa Iran adalah ancaman mendesak dan serangan kilat akan membawa kemenangan mudah.

“Ini adalah kebohongan dan merupakan taktik yang sama yang digunakan Israel untuk menyeret kita ke dalam perang Irak yang menghancurkan, yang menelan nyawa ribuan prajurit terbaik bangsa kita,” kritik Kent. (dan)

Tags: Amerika SerikatDonald TrumpIranisraelJoe KentKonflik Timur TengahNCTC

Berita Terkait.

bendera iran
Internasional

Iran Setujui Gencatan Senjata 14 Hari, Aragachi Pastikan Akses Pelayaran Aman Selat Hormuz

Rabu, 8 April 2026 - 14:14
hormus
Internasional

10 Poin Gencatan Senjata AS-Iran selama Dua Pekan, Ini Daftarnya

Rabu, 8 April 2026 - 11:11
haji
Internasional

Menhaj Pastikan Haji 2026 Tetap Normal, Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas

Selasa, 7 April 2026 - 23:13
jet
Internasional

Iran Tuduh Operasi Penyelamatan Pilot AS Sebagai Kedok Pencurian Uranium

Selasa, 7 April 2026 - 06:06
dmitry
Internasional

Rusia Kecam Ultimatum Trump ke Iran: Bahaya Meluas!

Senin, 6 April 2026 - 23:33
sosmed
Internasional

Menilai Rapor Australia dalam Kebijakan Pelarangan Media Sosial

Senin, 6 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • Pemain-Persik

    Persik vs Persijap: Macan Putih Dapat Suntikan Tenaga dan Energi Tambahan

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Update Banjir di Jakarta Hari Ini, BPBD: Genangan di 1 RT di Jakbar

    748 shares
    Share 299 Tweet 187
  • Prakiraan Cuaca, Hujan Berpotensi Guyur Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

    743 shares
    Share 297 Tweet 186
  • Harga Avtur Melonjak hingga 80 Persen, DPR Minta Pemerintah Cegah Tiket Pesawat Ikut Terbang Tinggi

    665 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Prabowo Direncanakan Hadiri Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.