INDOPOSCO.ID – Sejumlah pemudik menyambut antusias penerapan rekayasa lalu lintas satu arah atau “one way” nasional di Tol Trans Jawa pada Rabu (18/3/2026) siang.
Mereka yang berhasil berada di antrean terdepan mengaku senang karena berharap perjalanan menuju kampung halaman bisa lebih cepat dan lancar.
“One way” nasional diberlakukan dari GT Cikampek Utama, Jawa Barat hingga GT Kalikangkung, Jawa Tengah.
Sejumlah kendaraan yang berada di posisi terdepan mendapat kesempatan melaju lebih awal, bahkan dikawal oleh tiga mobil kepolisian menuju arah Jawa Tengah.
Pemudik: “One Way” Sangat Membantu
Salah satu pemudik, Dimas (25), mengaku kebijakan tersebut sangat membantu, terutama bagi para pekerja di Jakarta yang hendak pulang ke kampung halaman di Jawa.
“Karena banyak orang Jawa kerja di Jakarta, jadi sangat bantu banget ‘contra flow,’ ‘one way’,” kata Dimas yang mudik ke Klaten.
Ia menyebut sebelumnya kepadatan sudah terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek, khususnya di kawasan Cibitung dan Cikarang.
Namun, setelah diterapkan rekayasa lalu lintas seperti “contra flow,” perjalanan menjadi lebih lancar.
Pemudik lainnya, Beni (47), yang hendak menuju Malang, Jawa Timur, juga mengapresiasi kebijakan tersebut.
Ia berharap sistem rekayasa lalu lintas seperti “one way” dapat terus ditingkatkan setiap tahun.
“Saya dari Bekasi mau ke Malang, berangkat dari jam 09.00 pagi, lumayan ramai sih tadi,” ujarnya.
Dengan berada di barisan terdepan, ia optimistis perjalanan menuju kampung halaman akan lebih cepat karena minim hambatan.
Saat “one way” resmi diberlakukan oleh Dudy Purwagandhi, suasana di lokasi terlihat meriah.
Sejumlah polisi wanita (Polwan) berjajar di bahu jalan menyambut para pemudik yang mulai melaju.
Para pengendara pun tampak membuka jendela mobil dan melambaikan tangan sebagai bentuk antusiasme dan semangat mudik.
Dengan penerapan rekayasa lalu lintas ini, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lebih lancar, sehingga masyarakat bisa sampai ke kampung halaman dengan aman dan nyaman. (dam)









