INDOPOSCO.ID – Tim medis RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) terus berupaya menangani luka serius aktivis pembela HAM Andrie Yunus menyusul insiden penyiraman air keras yang menimpanya pada Kamis (12/3/2026).
Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara mengatakan, pasien telah menjalani tindakan operasi berupa pembersihan jaringan (debridement) untuk mengangkat jaringan kulit yang mengalami kerusakan akibat luka bakar.
“Pada sebagian area luka juga telah dilakukan tindakan cangkok kulit sebagai bagian dari upaya mempercepat proses penyembuhan,” kata Yoga dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Perawatan itu bertujuan untuk mengevaluasi lebih lanjut kondisi dan kedalaman luka bakar, serta menentukan waktu yang optimal untuk pelaksanaan tindakan cangkok kulit lanjutan sesuai dengan perkembangan klinis pasien. “Saat ini, pasien masih menjalani perawatan luka secara intensif,” ujar Yoga.
Selain itu, pada area mata kanan pasien, diketahui mengalami kerusakan sel punca kornea yang diperkirakan sekitar 40 persen.
Sebagai bagian dari penanganan, tim medis telah melakukan pemasangan membran amnion serta pemberian terapi anti-inflamasi untuk melindungi permukaan mata dan mendukung proses penyembuhan.
“Kondisi terkini mata kanan pasien dalam keadaan stabil, dengan tingkat peradangan yang menunjukkan perbaikan,” jelas Yoga.
Sel punca kornea mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, meskipun proses epitelisasi masih dalam tahap pemantauan lebih lanjut. “Secara umum, kondisi pasien tetap dalam pengawasan tim medis multidisiplin dan mendapatkan perawatan komprehensif,” tutur Yoga.
Tim dokter menjelaskan, bahwa pengawasan rutin dilakukan sebagai langkah preventif terhadap risiko infeksi sekaligus untuk memantau kelancaran proses penyembuhan pasien. (dan)








