INDOPOSCO.ID – Badan Kerja Sama Antar Parlemen DPR RI (BKSAP) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung proses aksesi Indonesia menjadi anggota Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Salah satu langkah konkret dilakukan dengan berpartisipasi dalam forum OECD Global Parliamentary Network (OECD GPN) yang digelar secara daring pada akhir pekan lalu.
Dalam forum tersebut, BKSAP DPR RI diwakili oleh Wakil Ketua BKSAP, Bramantyo Suwondo. Ia hadir bersama anggota parlemen dari berbagai negara untuk bertukar pengalaman mengenai peran parlemen dalam mendukung proses aksesi ke OECD.
OECD GPN sendiri merupakan platform bagi negara anggota OECD serta negara mitra strategis untuk berbagi praktik terbaik dan memperkuat kolaborasi antar parlemen dalam mendorong kebijakan publik yang lebih baik. Dalam forum itu, Bramantyo juga diundang secara khusus untuk memaparkan pengalaman Indonesia terkait peran parlemen dalam mendukung proses aksesi.
Bersama perwakilan parlemen dari sejumlah negara seperti Romania, Bulgaria, Peru, Thailand, Kroasia, dan Argentina, Indonesia turut berbagi pengalaman dan tantangan dalam proses aksesi. Forum ini juga menjadi ruang untuk memperkuat dukungan serta koordinasi dalam menyosialisasikan keterlibatan Indonesia dalam OECD kepada publik.
Menurut Bramantyo, BKSAP telah mengambil langkah konkret sejak 2025 dengan membentuk panitia kerja yang secara khusus mengkaji keterlibatan Indonesia dalam berbagai organisasi internasional, termasuk OECD.
“Langkah konkret BKSAP pada tahun 2025 telah membentuk Panitia Kerja terkait Organisasi Internasional yang bertugas melakukan pengkajian keanggotaan Indonesia dalam OECD dan bagaimana peran parlemen dalam mendukung hal ini. Kelompok kerja ini juga menjadi sarana komunikasi untuk menjaring pandangan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, akademisi, pelaku usaha, serta masyarakat luas,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Selasa (17/3/2026).
Selain itu, BKSAP juga mendorong peningkatan pemahaman publik terkait proses aksesi OECD melalui berbagai kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi diskusi publik, seminar, hingga forum akademik yang melibatkan kalangan akademisi dan mahasiswa.
Politisi dari Partai Demokrat tersebut menegaskan bahwa partisipasi aktif DPR RI dalam forum internasional merupakan bagian dari upaya memperkuat diplomasi parlemen sekaligus meningkatkan posisi Indonesia sebagai mitra konstruktif dalam komunitas global.
Melalui keterlibatan ini, DPR RI di Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pertukaran gagasan dan pengalaman di tingkat internasional, serta mendukung lahirnya kebijakan yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat. (dil)








