INDOPOSCO.ID – Pemerintah terus memperkuat perlindungan anak di tengah derasnya arus teknologi digital. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia.
Seruan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap terbitnya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) Nomor 9 Tahun 2026, yang menjadi aturan pelaksana dari Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak, atau dikenal sebagai PP TUNAS.
Djamari menegaskan bahwa regulasi ini merupakan langkah penting pemerintah untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi yang semakin cepat, sekaligus meningkatnya interaksi anak-anak dengan berbagai platform digital.
“Pemerintah ingin memastikan bahwa ruang digital tidak hanya menjadi tempat berinteraksi dan belajar, tetapi juga lingkungan yang aman bagi anak-anak. Karena itu, diperlukan kerja sama dari semua pihak untuk mewujudkannya,” ujar Djamari dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (7/3/2026).
Menurutnya, kehadiran regulasi tersebut tidak hanya mengatur aspek teknis penyelenggaraan platform digital, tetapi juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam menjaga ketahanan mental dan moral generasi muda di era transformasi digital.
Ia menilai, perkembangan teknologi membawa peluang besar bagi kemajuan pendidikan dan kreativitas anak. Namun di sisi lain, tanpa pengawasan dan tata kelola yang tepat, ruang digital juga dapat menghadirkan berbagai risiko.
“Penguatan regulasi ini menegaskan bahwa penyelenggara sistem elektronik memiliki tanggung jawab untuk memastikan platform yang mereka kelola tidak membahayakan anak-anak,” tutur Djamari.
Lebih jauh, pemerintah berharap kebijakan tersebut dapat mendorong terciptanya ekosistem digital yang lebih sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Untuk itu, Menko Polkam mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengambil peran aktif dalam mendukung implementasi kebijakan tersebut, mulai dari kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, penyelenggara platform digital, dunia pendidikan, keluarga, hingga masyarakat luas.
“Sinergi semua pihak sangat penting. Jika kita bergerak bersama, ruang digital Indonesia dapat berkembang menjadi lingkungan yang aman dan positif bagi anak-anak serta generasi muda,” tambahnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, pemerintah berharap ruang digital di Indonesia tidak hanya menjadi sarana teknologi, tetapi juga ruang yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang berkarakter, cerdas, dan berdaya saing. (her)








