INDOPOSCO.ID – PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas UMKM di Kawasan Wisata Pantai Viral Bagek Kembar, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu-Kamis, (4-5/2/2026).
Pantai Bagek Kembar dikenal sebagai destinasi wisata pesisir dengan panorama matahari terbenam serta pemandangan Jetty PLTMG Lombok pada malam hari. Meningkatnya kunjungan wisatawan, khususnya generasi muda, membuka peluang ekonomi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat. Namun, untuk menangkap peluang tersebut dibutuhkan penguatan kapasitas agar produk memiliki daya saing, legalitas, serta kualitas terstandar.
Pelatihan yang digelar selama dua hari di Gedung Pertemuan Taman Plaza Lingkungan Barito ini menghadirkan beragam materi, mulai dari kebijakan UMKM dan legalitas pangan, perlindungan kekayaan intelektual, strategi digital marketing berbasis TikTok dan Facebook, hingga praktik langsung pembuatan makanan kekinian seperti corn dog yang diminati generasi Z.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Mataram, Dinas Pariwisata Kota Mataram, akademisi UIN Mataram, praktisi UMKM, pemerintah kelurahan dan kecamatan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta aparat wilayah setempat.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, mengatakan program ini dirancang agar masyarakat menjadi pelaku utama dalam rantai ekonomi wisata di wilayah pesisir.
“Kami ingin UMKM pesisir tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap tren digital, serta mampu meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Camat Sekarbela, Diks Arief Satriawan, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat dan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Kami menyambut baik dukungan PLN EPI dalam pengembangan UMKM di wilayah kami. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan,” katanya.
Salah satu peserta pelatihan, Rusnayati, pelaku usaha makanan di Pantai Bagek Kembar, mengaku memperoleh banyak wawasan baru, terutama terkait legalitas usaha dan pemasaran digital.
“Kami jadi tahu cara mengurus legalitas usaha dan memasarkan produk lewat video TikTok agar lebih menarik. Praktik membuat menu kekinian juga langsung bisa kami jual,” tuturnya.
Program ini merupakan bagian dari komitmen PLN EPI terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) poin 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Selain meningkatkan keterampilan teknis UMKM, inisiatif ini juga memperkuat citra Pantai Bagek Kembar sebagai destinasi wisata yang aman, bersih, tertib, dan ramah wisatawan sesuai konsep sapta pesona.
Melalui program ini, PLN EPI menegaskan kehadirannya di wilayah operasional tidak hanya menghadirkan energi, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan. Bagi PLN EPI, energi bukan sekadar pasokan, melainkan juga nilai tambah untuk masa depan yang lebih sejahtera bagi masyarakat. (srv)








