• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

Menlu Rusia: Dokumen Epstein Bongkar “Wajah Asli” Elit Barat

Dilianto - Editor Dilianto -
Senin, 9 Februari 2026 - 15:14
in Internasional
Taipan keuangan Amerika yang juga pelaku pedofilia, Jeffrey Epstein. Foto: Istimewa

Taipan keuangan Amerika yang juga pelaku pedofilia, Jeffrey Epstein. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan dokumen-dokumen yang dipublikasikan dalam kasus mendiang taipan keuangan Jeffrey Epstein telah mengungkap apa yang ia sebut sebagai “wajah asli” elit Barat.

Dalam pernyataannya pada Minggu (8/2/2026), Lavrov menilai berkas-berkas tersebut memperlihatkan praktik yang melampaui nalar manusia dan mencerminkan kemerosotan moral di kalangan elit negara-negara Barat.

BacaJuga:

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Komentar itu disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan politik antara Rusia dan negara-negara Barat, serta perdebatan global mengenai transparansi, akuntabilitas, dan pengaruh elite dalam sistem internasional.

Berbicara kepada stasiun televisi Rusia NTV, Lavrov menyebut isu dokumen Epstein sebagai bukti keberadaan apa yang ia gambarkan sebagai “Barat kolektif” dan struktur kekuasaan tersembunyi yang berupaya mengendalikan negara-negara Barat maupun dunia secara lebih luas.

Ia menggunakan istilah deep state, atau yang menurutnya lebih tepat disebut sebagai deep union, untuk merujuk pada jaringan kekuasaan tersebut.

“Topik ini adalah tentang mengungkap wajah sebenarnya dari apa yang disebut Barat kolektif, yang mencoba memerintah seluruh dunia,” ujar Lavrov.

Ia menambahkan bahwa apa yang terungkap dalam dokumen tersebut, menurut pandangannya, berada di luar logika manusia dan merupakan bentuk kemerosotan moral ekstrem yang ia sebut sebagai “satanisme murni”.

Jeffrey Epstein pada 2019 didakwa di pengadilan Amerika Serikat atas kasus perdagangan seks anak di bawah umur serta konspirasi untuk melakukan kejahatan tersebut. Ia terancam hukuman penjara lebih dari 40 tahun.

Menurut jaksa penuntut, sejak 2002 hingga 2005 Epstein melakukan pelecehan seksual terhadap puluhan gadis di bawah umur yang diterimanya di kediamannya di New York dan Florida. Para korban dilaporkan dibayar secara tunai, dan sebagian di antaranya diminta merekrut gadis-gadis lain, termasuk yang masih berusia 14 tahun.

Kasus Epstein hingga kini terus memicu perhatian internasional, terutama terkait dugaan keterlibatan tokoh-tokoh berpengaruh dan elite global. (dil)

Tags: Jeffrey EpsteinMenlu RusiaSergey Lavrov

Berita Terkait.

Bendera-Iran
Internasional

Iran lebih Percaya Vance Daripada Witkoff dan Kushner Untuk Dialog

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:37
Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel
Internasional

Iran Beri Sinyal Serangan ke Gaza Jika Lebanon Terus Diserang Israel

Rabu, 25 Maret 2026 - 04:33
Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran
Internasional

Redam Ketegangan Kawasan, Pakistan Siap Fasilitasi Pertemuan AS dan Iran

Rabu, 25 Maret 2026 - 00:13
Protes
Internasional

Konflik Iran Picu Kekecewaan, Tentara AS: Tak Mau Mati Demi Israel

Senin, 23 Maret 2026 - 22:18
Asap
Internasional

Rusia Ingatkan Bahaya Nuklir Imbas Serangan AS-Israel di Bushehr

Senin, 23 Maret 2026 - 20:06
Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk
Internasional

Krisis Mengintai, Tanker Australia Gagal Berlayar Imbas Konflik Teluk

Senin, 23 Maret 2026 - 14:31

BERITA POPULER

  • DPRD DKI Ingatkan Pendatang Baru: Jangan ke Jakarta Hanya Modal Nekat

    Lebaran 2026, Kakorlantas: Lalu Lintas Terkendali Meski Mobilitas Tinggi

    978 shares
    Share 391 Tweet 245
  • Kasus Andrie Yunus, Amnesty Singgung Warisan Jokowi dan Ancaman Otoritarianisme

    868 shares
    Share 347 Tweet 217
  • BPN Jawa Barat Instruksikan Seluruh Kantor Pertanahan Buka Selama Cuti Bersama

    2675 shares
    Share 1070 Tweet 669
  • 5 HP Gaming Terbaik 2026 untuk Mabar dan Push Rank, Performa Gahar Tanpa Lag

    717 shares
    Share 287 Tweet 179
  • Besok, CFD Jakarta Ditiadakan selama Libur Lebaran 2026

    660 shares
    Share 264 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.