• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Gugatan Anggaran MBG di MK, DPD RI: Hakim Harus Kedepankan Hak Dasar Anak

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 1 Februari 2026 - 12:12
in Nasional
mbg

Siswa tengah menyiapkan makan bergizi gratis. Foto: Nasuha/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akan bijaksana dalam mengedepankan hak-hak dasar anak Indonesia dalam proses gugatan di MK, terkait penggunaan anggaran pendidikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI)Nawardi dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026). Ia mengungkapkan, hak dasar anak terkait anggaran pendidikan untuk MBG telah diamanatkan UUD 1945 untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

BacaJuga:

Pemerintah Prioritaskan Sektor Pendidikan Lewat SR dan Sekolah Garuda, Begini Kata Legislator PKS

Mendikdasmen: Pendidikan Bermutu Harus Diakses Semua Tanpa Terkecuali

Legislator DPR RI: Demokrasi Tak Hanya Diukur dari Hasil Pemilu

Ia berharap putusan MK tetap mendukung keberlanjutan program MBG yang menargetkan 82,9 juta penerima manfaat di tahun 2026 ini.

Nawardi menegaskan program MBG merupakan bagian integral dari sistem pendidikan nasional yang bertujuan membangun Human Capital (Modal Manusia) Indonesia secara menyeluruh.

“Kita perlu memahami bahwa kualitas capaian pendidikan sangat berkorelasi dengan kesiapan fisik dan nutrisi siswa. Investasi besar pada infrastruktur dan kurikulum akan jauh lebih optimal jika dibarengi dengan pemenuhan input kognitif anak-anak kita,” terangnya.

“MBG hadir untuk memastikan setiap anak memiliki daya konsentrasi dan kecerdasan yang prima guna menyerap ilmu pengetahuan. Inilah esensi sejati dari penguatan human capital melalui sinergi antara kesehatan dan pendidikan,” sambungnya.

Nawardi menjelaskan, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) telah melakukan langkah transformatif yang melampaui sekadar pemberian makanan. Berdasarkan paparan BGN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komite IV DPD RI, program ini merupakan penggerak ekonomi baru di daerah.

Tercatat hingga 26 Januari 2026, telah ada 21.691 Satuan Pelayanan Makan Bergizi (SPPG) yang beroperasi, di mana setiap unitnya mampu menyerap hingga 50 tenaga kerja lokal serta menjadi offtaker bagi produk petani dan nelayan setempat.

“Program ini adalah solusi dalam memutus rantai stunting yang selama ini menjadi tantangan dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia,” katanya.

“Melalui unit SPPG, kita memberdayakan ahli gizi dan bahan pangan lokal, sehingga tercipta kemandirian pangan tanpa bergantung pada impor,” imbuhnya. (nas)

Tags: dpd riHak Dasar AnakmbgMKProgram MBG

Berita Terkait.

Mendikdasmen: Pendidikan Bermutu Harus Diakses Semua Tanpa Terkecuali
Nasional

Pemerintah Prioritaskan Sektor Pendidikan Lewat SR dan Sekolah Garuda, Begini Kata Legislator PKS

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:08
Mendikdasmen: Pendidikan Bermutu Harus Diakses Semua Tanpa Terkecuali
Nasional

Mendikdasmen: Pendidikan Bermutu Harus Diakses Semua Tanpa Terkecuali

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:53
nyoblos
Nasional

Legislator DPR RI: Demokrasi Tak Hanya Diukur dari Hasil Pemilu

Minggu, 1 Februari 2026 - 17:07
rini
Nasional

Sekolah Terintegrasi Jadi Solusi Pendidikan Inklusif dan Terjangkau

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:04
ubl
Nasional

Universitas Budi Luhur Bidik Kolaborasi Dunia, Internasionalisasi Jadi Muara Semua Program

Minggu, 1 Februari 2026 - 11:11
kbri
Nasional

KBRI Phnom Penh Fokus Lindungi WNI di Tengah Lonjakan Pelaporan

Minggu, 1 Februari 2026 - 06:06

BERITA POPULER

  • Isu KKN Kembali Mencuat, Kakanwil Kemenag Banten Tegaskan Tak Ada Nepotisme

    Isu KKN Kembali Mencuat, Kakanwil Kemenag Banten Tegaskan Tak Ada Nepotisme

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Mensesneg Buka Suara terkait Guncangan Hebat IHSG Hari Ini

    679 shares
    Share 272 Tweet 170
  • IHSG Anjlok Tajam, Ekonom: Dampak Transparansi BUMN hingga Polemik Independensi BI

    678 shares
    Share 271 Tweet 170
  • Dari Manggarai hingga Bukit Duri, Polsek Tebet Siapkan Langkah Nyata Cegah Tawuran

    669 shares
    Share 268 Tweet 167
  • KPK Panggil 17 Saksi Kasus Korupsi di Ditjen Pajak, OTT Tambang Terus Dikembangkan

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.