• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

KBRI: Aduan WNI di Kamboja Turun Jadi 122 Orang

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 26 Januari 2026 - 00:30
in Internasional
kbri

Para WNI terlihat di dalam bus di Phnom Penh, Kamboja, Minggu (25/1/2026). (ANTARA/HO-KBRI Phnom Penh)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kedutaan Besar RI (KBRI) Phnom Penh menyampaikan pada 24 Januari, WNI yang datang melapor ke KBRI tercatat 122 orang, menunjukkan tren penurunan dibanding sebelumnya yang mencapai lebih dari 200 aduan per hari.

Meskipun demikian, KBRI Phnom Penh menyatakan akan tetap waspada dan terus memperkuat upaya penanganan laporan kasus WNI, menurut keterangan tertulis KBRI Phnom Penh kepada ANTARA di Jakarta, Minggu (25/1/2026).

BacaJuga:

Iran Nyatakan Lebih Siap untuk Respons Serangan Lawan

Militer AS Tingkatkan Aktivitas di Timur Tengah, Tiga Pesawat Tempur Dipindahkan dari Jerman

Lebih dari 230 Orang Gugur, UNRWA: Gaza Jadi Wilayah Paling Berbahaya di Dunia bagi Jurnalis

KBRI melaporkan pada periode 16-24 Januari, tercatat total sebanyak 2.277 WNI yang melaporkan diri langsung ke KBRI guna meminta bantuan kepulangan ke Indonesia.

Menurut KBRI, tim bantuan dari Kemlu RI dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI telah tiba di Phnom Penh pada 24 Januari untuk membantu melakukan pendataan, penilaian kasus, dan penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI yang tidak memiliki dokumen perjalanan.

Bagi WNI yang memerlukan fasilitas penampungan sebelum kepulangan, KBRI telah berkoordinasi dengan otoritas Kamboja guna menyediakan fasilitas penampungan sementara yang dilengkapi berbagai keperluan WNI oleh pihak KBRI.

Fasilitas tersebut berfungsi untuk menjaga keamanan WNI sekaligus mempermudah pendataan dan penilaian kasus, sehingga proses administrasi, termasuk penerbitan dokumen perjalanan, dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi, menurut KBRI.

KBRI Phnom Penh pun menegaskan akan terus berupaya maksimal agar seluruh WNI dapat kembali ke Indonesia secara bertahap dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

KBRI juga mengimbau agar para WNI untuk terus berkomunikasi dengan pihak keluarga agar dapat memberikan dukungan dalam proses kepulangan ke Indonesia.

Sepanjang 2025, KBRI Phnom Penh telah menangani 5.088 kasus WNI, atau rata-rata 15 hingga 30 kasus per hari.

Angka tersebut meningkat tajam dalam sepekan terakhir, ketika jumlah aduan sempat mencapai 520 kasus baru dalam satu hari.

KBRI juga meminta WNI untuk selalu waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan KBRI. Seluruh layanan KBRI tidak dipungut biaya, kecuali biaya resmi penerbitan SPLP sesuai dengan peraturan yang berlaku. (ney)

Tags: KambojaKBRIwni

Berita Terkait.

soliditas-Iran
Internasional

Iran Nyatakan Lebih Siap untuk Respons Serangan Lawan

Selasa, 27 Januari 2026 - 05:33
kapal
Internasional

Militer AS Tingkatkan Aktivitas di Timur Tengah, Tiga Pesawat Tempur Dipindahkan dari Jerman

Senin, 26 Januari 2026 - 17:14
israel
Internasional

Lebih dari 230 Orang Gugur, UNRWA: Gaza Jadi Wilayah Paling Berbahaya di Dunia bagi Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 11:11
WHO
Internasional

WHO Sesalkan Penarikan AS: Dunia Jadi Lebih Tidak Aman

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:08
Greenland
Internasional

Starmer Tegaskan Keamanan Arktik Jadi Prioritas Utama Inggris

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:26
Badai-Salju
Internasional

AS Dihantam Badai Salju, Lebih 130.000 Rumah Terdampak Pemadaman Listrik

Minggu, 25 Januari 2026 - 10:05

BERITA POPULER

  • Jastip

    Cegah Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Gandeng Perusahaan Jasa Titipan di Tangerang

    1258 shares
    Share 503 Tweet 315
  • Hadapi Amerika, Denmark–Greenland Usulkan Misi Aliansi NATO di Arktik

    754 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Selebgram Lula Lahfah Ditemukan Meninggal Dunia, Polisi Dalami Penyebabnya

    663 shares
    Share 265 Tweet 166
  • Polisi Ungkap Kondisi Jasad Lula Lahfah: Tak Ada Tanda Penganiayaan, Ada Surat Rawat Jalan

    654 shares
    Share 262 Tweet 164
  • Perkuat Pemulihan Pascabencana di Sumatra, Trakindo Salurkan Bantuan Kemanusiaan Tahap Lanjutan

    666 shares
    Share 266 Tweet 167
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.